Update Sanksi FIFA Klub Indonesia Jelang Musim Baru
Kasus Persib menjadi salah satu perhatian utama karena status mereka sebagai juara bertahan Super League. Klub asal Bandung itu sempat kembali terkena hukuman menjelang musim baru, lalu bagaimana dengan tim lainnya?1. Persib Bandung
Persib pertama kali menerima sanksi Registration Ban pada 29 Mei 2026. Hukuman tersebut baru diselesaikan manajemen pada 23 Juli 2026. Namun, persoalan serupa kembali muncul pada 10 Agustus. Kondisi tersebut membuat Bobotoh sempat khawatir karena kompetisi hanya berjarak sekitar tiga pekan. Beruntung, sanksi tersebut hanya bertahan selama satu hari. Persib langsung menyelesaikan kewajiban pembayaran kepada mantan pelatih Robert Rene Alberts. Persib kemudian memastikan hukuman tersebut telah dicabut secara permanen oleh FIFA. Manajemen menyatakan kewajiban pembayaran sudah diselesaikan sesuai keputusan yang menjadi dasar perkara.2. PSM Makassar

3. PSBS Biak
Baca Juga: Kejutan Persija di El Clasico: Nasib Pamungkas dan Kwon Chang-hoon Lawan Persib Masih Menggantung
PSBS Biak menjadi klub dengan jumlah sanksi paling banyak dalam daftar tersebut. Badai Pasifik tercatat mengoleksi 13 Registration Bans.
PSBS kini bermain di level Championship setelah terdegradasi dari Super League. Banyaknya sanksi membuat persoalan administrasi klub semakin mendapat perhatian.
Selain PSBS, beberapa klub lain juga tercatat memperoleh hukuman. Sriwijaya FC, Kalteng Putra, dan Persiwa Wamena masing-masing memiliki satu sanksi.
Situasi ini menunjukkan penyelesaian kewajiban menjadi hal penting bagi klub Indonesia. Update sanksi FIFA juga memperlihatkan bahwa status hukuman dapat berubah setelah klub menyelesaikan persoalannya.