SCORE.CO.ID - Kejutan Persija di El Clasico berpotensi terjadi saat Persija Jakarta menghadapi Persib Bandung pada pekan kedua BRI Super League 2026/2027. Duel sarat gengsi tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta Pusat, Sabtu (12/9/2026) sore WIB.
Persija datang dengan modal positif setelah mengawali kompetisi dengan kemenangan tipis 1-0 atas Borneo FC Samarinda di Stadion Segiri, Samarinda, pada 5 September 2026.
Namun, Persija belum tampil dengan kekuatan terbaiknya dalam laga tersebut. Beberapa pemain harus menepi karena cedera, termasuk Dony Tri Pamungkas dan Kwon Chang-hoon.
Kini, kondisi keduanya dikabarkan semakin membaik. Pelatih Persija, Shin Tae-yong, memberikan sinyal bahwa kedua pemain tersebut berpeluang kembali masuk skuad untuk menghadapi Persib.
Kejutan Persija di El Clasico Bisa Hadir dari Kembalinya Dua Pemain
Shin Tae-yong belum memberikan kepastian apakah Dony Tri Pamungkas dan Kwon Chang-hoon akan diturunkan sejak awal. Meski demikian, kondisi kedua pemain yang disebut hampir pulih sepenuhnya membuka peluang bagi mereka untuk menghiasi daftar susunan pemain.
Kembalinya Dony dan Kwon tentu menjadi tambahan penting bagi Persija. Apalagi, pertandingan melawan Persib memiliki atmosfer berbeda dibandingkan laga biasa.
Keduanya sebelumnya harus absen ketika Persija mencuri kemenangan dari markas Borneo FC. Jika kondisi fisik benar-benar memungkinkan, Shin Tae-yong dapat memiliki lebih banyak pilihan dalam menyusun strategi menghadapi rival abadinya tersebut.
Meski demikian, keputusan akhir tetap akan bergantung pada kondisi pemain menjelang pertandingan. Pelatih asal Korea Selatan itu tidak ingin mengambil risiko dengan memainkan pemain yang belum benar-benar siap.
Persija Masih Jauh dari Performa Terbaik

Shin Tae-yong sebelumnya juga menilai permainan Persija saat mengalahkan Borneo FC masih belum maksimal. Menurut evaluasinya, Macan Kemayoran baru mampu menunjukkan sekitar separuh dari kemampuan yang sebenarnya mereka miliki.
Sejumlah kesalahan mendasar menjadi salah satu penyebab performa Persija belum sesuai harapan. Kesalahan umpan membuat permainan tim tidak berjalan lancar, sementara taktik yang telah disiapkan juga belum dapat diterapkan secara optimal.
Persija turut menghadapi kendala dalam perjalanan menuju Samarinda. Penundaan perjalanan dan keterbatasan fasilitas latihan disebut ikut memengaruhi persiapan tim.
Situasi tersebut membuat laga kontra Persib menjadi kesempatan bagi Persija untuk menunjukkan perkembangan. Dengan kemungkinan kembalinya sejumlah pemain, kejutan Persija di El Clasico bisa saja menjadi bagian dari duel panas di SUGBK.