Dari Ternate Jadi Kekuatan Baru Jawa Tengah
Dulu, Malut United adalah klub asal Provinsi Maluku Utara. Klub ini dulunya sukses meraih promosi dari Liga 2 ke Liga 1 pada musim perdana di tahun 2023β2024 serta finis di posisi tiga besar dan meraih penghargaan tim fair play di kasta tertinggi Liga 1 2024β2025. Sekarang di tahun 2025/2026, Malut berefromasi menjadi Java United dan lahir pada 3 Agustus 2026. Melalui ketetapan Kongres Biasa PSSI di Jakarta. Keputusan strategis ini menandai transformasi total klub yang sebelumnya bernama Malut United FC. Langkah besar ini diambil oleh manajemen di bawah pimpinan Presiden Klub, Sofyan Lestaluhu.Β Pihak manajemen memutuskan memindahkan seluruh pusat operasional dan markas tim dari Ternate, Maluku Utara, menuju Semarang, Jawa Tengah. Jadi sekarang mereka bukan lagi berfokus membela Provinsi Maluku Utara melainkan mewakili Jawa Tengah untuk melakoni Super League musim baru. Mereka juga tergabung dengan PSIS Semarang, Persis Solo, dan beberapa klub dari Jawa Tengah untuk bisa bersaing di kompetisi teratas sebagai perwakilan resmi daerah itu.Yang Paling Unik: Stadion Kandang Java United Justru Jadi Sorotan
Berada di Pulau Jawa memangkas kelelahan fisik pemain akibat perjalanan jauh antarpulau yang sangat menguras tenaga. Seiring dengan perpindahan domisili, identitas Laskar Kie Raha resmi ditinggalkan. Java United FC kini mengusung julukan baru, Laskar Kepodang Emas.Β Mereka sudah menetapkan Stadion Jatidiri, Semarang, sebagai kandang utama mereka. Kehadiran klub baru ini disambut hangat oleh publik sepak bola Kota Semarang. Manajemen menegaskan bahwa kedatangan Java United FC murni berdiri sendiri sebagai entitas profesional yang sah, bukan untuk menggeser, merger, atau mengambil alih tempat klub lokal legendaris yang sudah mapan seperti PSIS Semarang. Uniknya saat melakukan pemindahan,Β Java United memboyong perlengkapan dari LED hingga tiang gawang ke Stadion Jatidiri Semarang.
Baca Juga: Kejutan Persija di El Clasico: Nasib Pamungkas dan Kwon Chang-hoon Lawan Persib Masih Menggantung
Sejumlah perlengkapan seperti LED sponsor hingga tiang gawang diboyong dari Kota Ternate menuju Semarang.
Effort ini dilakukan agar saat kompetisi dimulai seluruh komponen Stadion tidak ada satupun yang terlewat bahkan mereka bisa lebih fokus bertanding.