Fasilitas di Ternate Tetap Dipertahankan
Presiden Java United FC, Sofyan Lestaluhu, mengatakan keputusan tersebut tidak diambil secara terburu-buru. Menurutnya, seluruh proses telah melalui pembahasan mendalam bersama jajaran manajemen demi memastikan klub memiliki fondasi yang lebih kuat untuk berkembang di masa depan. Ia menegaskan bahwa perpindahan markas bukan berarti melupakan Maluku Utara. Daerah tersebut tetap menjadi bagian penting dalam sejarah perjalanan klub sejak pertama kali berdiri pada 2023.Β Manajemen pun menyampaikan apresiasi kepada masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan sepak bola di Maluku Utara yang telah memberikan dukungan selama ini. Meski kini berkandang di Semarang, Java United tetap mempertahankan sejumlah aset yang berada di Ternate. Salah satu fasilitas yang terus dimanfaatkan adalah training ground yang akan difungsikan sebagai pusat pembinaan pemain muda. Fasilitas tersebut menjadi rumah bagi Akademi Merah Putih, sebuah program pengembangan talenta usia dini yang bekerja sama dengan klub Portugal, SL Benfica.Β Program ini mengedepankan metode latihan modern sekaligus pembentukan karakter pemain sejak usia muda. Akademi tersebut diprioritaskan bagi anak yatim piatu serta anak dari keluarga kurang mampu yang berusia antara tujuh hingga sembilan tahun. Manajemen menargetkan sekitar 150 peserta dapat mengikuti program pembinaan secara bertahap.Ubah Nama Jadi Java United, Stadion Jatidiri Jadi Kandang Baru
Baca Juga: Kejutan Persija di El Clasico: Nasib Pamungkas dan Kwon Chang-hoon Lawan Persib Masih Menggantung
