Zinedine Zidane Sekarang Resmi Kembali: Kontrak 4 Tahun Hingga 2030

score.co.id - Zinedine Zidane Sekarang  menduduki kursi kepelatihan Timnas Prancis setelah Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) meresmikan kesepakatan berdurasi empat tahun. Legenda Real Madrid ini dijadwalkan memulai masa baktinya pada 1 September 2026 guna mengawal ambisi besar Les Bleus hingga Piala Dunia 2030. Langkah tersebut sekaligus menandai berakhirnya penantian panjang para penggemar yang ingin melihat pahlawan 1998 itu memimpin skuad dari pinggir lapangan.

Resmi: Kontrak 4 Tahun Zidane Hingga Piala Dunia 2030 Mulai 1 September 2026

Penunjukan Zinedine Zidane menyusul tercapainya kesepakatan verbal sejak Maret 2026, yang kini telah difinalisasi secara hukum oleh pihak federasi. Kontrak strategis ini mencakup rentetan turnamen besar mulai dari kampanye UEFA Nations League 2026, Euro 2028, hingga puncaknya di perhelatan akbar tahun 2030. Zidane, yang saat ini berusia 53 tahun, akhirnya turun gunung setelah terakhir kali menukangi Los Blancos pada periode 2019-2021 silam.
Zinedine Zidane 53 tahun, legenda Real Madrid dan juara Piala Dunia 1998 sebagai pemain, akan mulai melatih Les Bleus 1 September 2026 kontrak hingga 2030
Masa jabatan sang maestro dimulai sehari pasca kontrak Didier Deschamps resmi kedaluwarsa pada 31 Juli 2026. Meskipun kesepakatan sudah tercapai lebih awal, FFF tetap memberikan penghormatan penuh kepada transisi manajerial ini agar berjalan mulus. Publik sepak bola kini menanti sentuhan emas manajer yang pernah menyabet tiga gelar Liga Champions beruntun tersebut dalam level internasional.

Akhir Era Didier Deschamps 14 Tahun di Timnas Prancis

Kepemimpinan Didier Deschamps resmi berakhir setelah perjalanan panjang selama 14 tahun yang penuh dinamika sejak 2012. Kekalahan 0-2 dari Spanyol di semifinal Piala Dunia 2026 menjadi titik balik mutlak bagi sang juru taktik kawakan untuk mundur dari posisinya. Deschamps menutup pengabdiannya melalui laga perebutan tempat ketiga melawan Inggris di Hard Rock Stadium, Miami.
Didier Deschamps melambaikan tangan kepada fans setelah laga terakhir fase grup Piala Dunia 2026 vs Irak - akhiri 14 tahun era Les Bleus
Selama memimpin, ia sempat menolak permintaan para pemain untuk mendapatkan malam bebas di Miami menjelang laga terakhirnya. Ketegasan ini dilakukan demi menjaga martabat tim agar tidak menutup era dengan kekalahan beruntun yang memalukan. Sosoknya diakui telah membangun kembali fondasi tim yang sempat hancur pada turnamen edisi 2010 silam.

Warisan Gelar Piala Dunia 2018 dan 20 Kemenangan Piala Dunia

Peninggalan Deschamps bagi Prancis sangat masif, termasuk trofi Piala Dunia 2018 serta gelar UEFA Nations League 2021. Ia mencatatkan diri sebagai pelatih dengan 20 kemenangan laga Piala Dunia, sebuah rekor tertinggi yang melampaui manajer legendaris mana pun. Walaupun sempat membawa tim melaju ke final 2022, perjalanannya harus usai demi memberikan ruang bagi penyegaran visi bermain. Zidane tidak perlu membangun tim dari nol karena ia mewarisi barisan pemain yang sedang berada dalam puncak performa. Nama-nama besar seperti Kylian Mbappé, Ousmane Dembélé, hingga talenta muda Michael Olise dan Désiré Doué diprediksi bakal makin bersinar. Kedalaman skuad ini merupakan aset tak ternilai yang jarang dimiliki oleh negara kontestan turnamen besar lainnya. Hubungan emosional antara Zidane dan kapten Mbappé disinyalir menjadi faktor krusial dalam rencana pengembangan jangka panjang tim nasional. Mbappé secara terbuka mengungkapkan rasa hormatnya kepada Deschamps namun juga antusias menyambut perubahan atmosfer di ruang ganti. Sinergi antara mentor dan bintang utama ini diharapkan mampu mengembalikan supremasi Prancis di panggung dunia.

Tantangan Taktik Zidane Setelah Kekalahan 0-2 Dari Spanyol di Semifinal

Fokus utama pelatih anyar ini adalah memperbaiki kerapuhan taktis yang terlihat jelas saat Prancis ditekuk Spanyol di Dallas. Skuad Les Bleus tampak kesulitan mengendalikan ritme serta gagal melakukan pressing efektif terhadap penguasaan bola lawan yang dominan. Zidane dituntut menyuntikkan kreativitas lebih tinggi tanpa merusak disiplin pertahanan yang selama ini menjadi identitas tim. Masalah teknis yang dialami tim saat menghadapi lawan dengan kolektivitas tinggi menjadi pekerjaan rumah mendesak bagi staf kepelatihan baru. Kemampuan Zidane dalam mengelola ego pemain bintang akan diuji untuk menciptakan struktur permainan yang lebih cair dan mematikan. Pengalamannya menangani ruang ganti penuh bintang di Madrid menjadi modal kuat untuk menjawab skeptisisme publik.

Agenda 4 Tahun: Nations League 2026, Euro 2028, Piala Dunia 2030

Kalender kerja resmi Zidane segera dimulai dengan rangkaian pertandingan Nations League melawan Turki, Belgia, dan Italia pada bulan September mendatang. Ujian sesungguhnya akan muncul pada perhelatan Euro 2028, di mana publik menargetkan gelar juara setelah kegagalan di beberapa edisi terakhir. Fokus utama federasi tetap tertuju pada ambisi meraih bintang ketiga pada Piala Dunia 2030 sebagai penutup masa jabatan Zidane. Evaluasi berkala tentu akan dilakukan guna memastikan proses transisi ini membuahkan hasil instan bagi prestasi negara. Dengan segudang pengalaman dan karisma yang dimiliki, harapan besar kini terpikul di pundak sang legenda untuk membawa pulang trofi prestisius. Seluruh elemen pendukung berharap era baru ini menjadi masa keemasan kedua bagi sepak bola Prancis di milenium ini.

Pantau terus perkembangan terbaru seputar perjalanan karier legenda Prancis ini serta jadwal lengkap pertandingan internasional lainnya hanya di score.co.id.