Awal Real Sociedad dan Eibar Pinjaman
Lahir di Tolosa dari keluarga pesepak bola, bakat besarnya terasah di Real Sociedad sejak level akademi. Debut tim utamanya terjadi pada musim 1999-2000, namun ia sempat dikirim ke Eibar sebagai pemain pinjaman pada musim berikutnya untuk mematangkan mental kompetisi. Sekembalinya dari masa peminjaman, pelatih John Toshack mengambil langkah berani dengan menunjuknya sebagai kapten tim di usia 19 tahun. Keputusan tersebut terbukti sangat jitu karena ia berhasil memimpin tim berjuluk Txuri-urdin menjadi runner-up La Liga musim 2002-03. Performa stabil di lini tengah membuatnya mulai dilirik oleh pemandu bakat klub-klub raksasa Inggris. Total 114 penampilan liga ia catatkan bersama klub masa kecilnya tersebut sebelum memutuskan untuk merantau ke luar negeri.Liverpool 2004-2009 Juara UCL 2005
Rafael Benitez membawanya ke Anfield pada Agustus 2004 untuk menjadi jantung permainan The Reds. Visi bermain yang luas dan kemampuan operan jarak jauh yang akurat segera menjadikannya idola baru di publik Merseyside. Di klub inilah identitas permainannya semakin terbentuk lewat kolaborasi apik bersama Steven Gerrard di sektor tengah.
Transfer Β£10,5 Juta Gol Final vs Milan
Didatangkan dengan mahar Β£10,5 juta, dampaknya terasa instan pada musim perdana lewat pencapaian fenomenal di Istanbul. Ia mencetak gol penyama kedudukan 3-3 melalui bola muntah tendangan penalti dalam laga final Liga Champions 2005 melawan AC Milan. Kebangkitan bersejarah itu membawa Liverpool meraih trofi kuping lebar kelima sekaligus mengukuhkan statusnya sebagai gelandang kelas dunia.Real Madrid 2009-2014 La Liga dan La Decima
Hasrat untuk kembali ke Spanyol akhirnya terwujud saat Real Madrid melakukan perombakan besar-besaran di bawah proyek Los Galacticos jilid kedua. Di Santiago Bernabeu, ia menjadi metronom yang menjaga keseimbangan tim di tengah tumpukan pemain menyerang bintang lima. Kariernya di Madrid diwarnai dengan persaingan sengit melawan dominasi Barcelona di kompetisi domestik.Transfer Β£30 Juta
Nilai transfer sebesar Β£30 juta pada tahun 2009 terbayar lunas dengan rentetan gelar bergengsi bagi El Real. Ia mengoleksi trofi La Liga musim 2011-12 dan dua gelar Copa del Rey selama lima tahun pengabdian. Puncaknya, ia berkontribusi pada kesuksesan La Decima di tahun 2014, sebuah penantian sepuluh gelar Liga Champions yang sangat sakral bagi pendukung Madrid.Bayern Munchen 2014-2017 3 Bundesliga Bersama Guardiola
Memasuki usia senja, ia justru bergabung dengan raksasa Jerman, Bayern Munchen, di bawah arahan Pep Guardiola. Pelatih asal Catalan itu sangat mengagumi kecerdasan taktiknya dan menjadikannya jenderal lapangan tengah di Allianz Arena. Meski fisiknya tidak secepat dahulu, kualitas operannya tetap menjadi senjata mematikan bagi FC Hollywood. Tiga gelar Bundesliga secara beruntun ia raih selama periode 2014 hingga 2017 di Jerman. Keputusannya untuk pensiun di usia 35 tahun pada akhir musim 2016-17 dilakukan saat performanya masih berada di level tertinggi. Hal ini membuktikan bahwa dedikasi dan profesionalismenya sangat terjaga hingga pertandingan terakhirnya di lapangan hijau.Statistik 701 Laga 44 Gol Timnas 114 Caps
Secara keseluruhan, ia mengoleksi 701 laga di level klub dengan torehan 44 gol di seluruh kompetisi. Pencapaian di level internasional tidak kalah mentereng dengan koleksi 114 caps bersama timnas Spanyol. Alhasil, ia menjadi bagian krusial dari skuat La Roja saat memenangkan Piala Dunia 2010 serta dua gelar Euro pada 2008 dan 2012.Dapatkan update berita sepak bola mancanegara serta analisis mendalam mengenai profil pemain legendaris hanya dengan mengunjungi situs score.co.id setiap harinya.