Tunggal Putra Prancis Terbaik Jadi Mimpi Buruk Indonesia di Thomas Cup 2026
Β· SCORE.CO.ID Sunny S.Kom
SCORE.CO.ID -Β Fakta tunggal putra Prancis terbaik menjadi dua kata yang kini terasa seperti alarm keras bagi dunia bulu tangkis. Apa yang terjadi di Thomas Cup 2026 bukan sekadar hasil pertandingan, tapi sinyal perubahan kekuatan global. Indonesia yang biasanya digdaya di sektor tunggal, justru harus menelan pil pahit.
Tunggal Putra Prancis Terbaik Menggila di Thomas Cup 2026
Bertanding di Forum Horsens, Denmark, Tim Merah Putih datang dengan penuh harapan. Namun, kenyataan berkata lain. Dalam laga penentuan Grup D, Indonesia dipaksa menyerah 1-4 dari Prancis dan gagal melangkah ke perempat final.Β Hasil ini makin terasa menyakitkan karena ketiga tunggal putra yang biasanya jadi andalan tak mampu menyumbang satupun kemenangan.Jonatan Christie membuka pertandingan dengan harapan besar. Sayangnya, ia kesulitan mengimbangi permainan cepat dan solid dari Christo Popov.Β Dalam waktu kurang dari satu jam, Jonatan harus mengakui keunggulan lawan lewat dua gim langsung. Situasi makin pelik saat Alwi Farhan turun di partai kedua.Β
Alex Lanier Tampil Agresif
Alex Lanier Saat Menjuarai Japan Open 2024Menghadapi Alex Lanier yang kini disebut sebagai tunggal putra Prancis paling bersinar, Alwi seperti terjebak dalam tekanan tanpa henti. Lanier tampil agresif, bertenaga, dan minim kesalahan.Β Dalam duel dua gim, ia menutup pertandingan dengan skor 21-16 dan 21-19. Hal yang menarik, performa Lanier ini terasa kontras dibanding laga sebelumnya.Β Saat menghadapi Thailand, ia justru tampil kurang meyakinkan dan kalah dari Panitchapon Teeraratsakul.Β Namun saat berhadapan dengan Indonesia, ia seperti berubah ke mode yang lebih tajam, lebih cepat, dan jauh lebih siap secara fisik.Federasi Bulu Tangkis Dunia atau BWF pun menyoroti hal ini. Dalam ulasan resminya, Lanier disebut tampil penuh energi dan memberikan tekanan besar kepada Alwi sepanjang pertandingan.Β Kemenangan tersebut bukan hanya angka di papan skor, tapi juga pukulan mental bagi tim Indonesia. Anthony Sinisuka Ginting yang turun di partai berikutnya harus menghadapi situasi berat.Β Meski bertarung sengit melawan Toma Junior Popov dalam laga panjang berdurasi 85 menit, tekanan yang sudah menumpuk membuat segalanya jadi lebih sulit.Pada akhirnya, Prancis memastikan diri lolos ke perempat final bersama Thailand. Lebih dari itu, mereka juga mengirim pesan kuat bahwa kekuatan baru telah lahir.Β Dengan pemain seperti Lanier, tunggal putra Prancis terbaik kini bukan sekadar pelengkap, melainkan ancaman nyata bagi dominasi tradisional dunia bulu tangkis.