Tottenham Hotspur Selamat dari Degradasi EPL 2026! Tapi Dipermalukan, Kenapa?
Β· SCORE.CO.ID Sunny S.Kom.
SCORE.CO.ID - Akhirnya Liga Inggris sudah selesai hingga matchday ke-38, Selasa ( 26/5/2026). Dan Arsenal sudah mengukuhkan diri sebagai juara EPL musim 2025/2026, dan Duo Manchester menempati peringkat kedua dan ketiga.Tiga tim euforia, tapi Tottenham Hotspur tidak!Β Ya mereka tidak begitu baik di musim ini, pasalnya dari 38 match fixture, The Lilywhites mengalami kekalahan hampir 17 kali dengan kebobolan 57 kali. Ini jadi catatan terburuk sepanjang sejarah mereka di EPL.
Bahkan Tottenham Hotspur Hampir Masuk Jurang
Karena ini jadi catatan terburuk sepanjang sejarah mereka di EPL. Menjadi klub paling tua di Liga Inggris tak serta merta membuat Hotspur disegani.Karena sejak berdirinya sejak tahun 1982 ia tak pernah degradasi di Liga Domestik seburuk-buruk mereka hanya pernah ada di peringkat ke-15.Apalagi mereka pernah menjuarai EPL sebanyak dua kali pada tahun 1950/1951 dan 1960/1961.Di musim 2025/2026 jadi tahun yang parah untuk The Lilywhites. Bahkan mereka hampir di degradasi. Dan sekarang mereka lepas.
Tottenham Hotspur Selamat dari Degradasi EPL 2026 Tapi DipermalukanΒ
Begini maksudnya. Ketika Kamu selamat dari kecelakaan yang hampir membunuhmu. Tapi yang menyelamatkanmu yaitu musuhmu.Β Sungguh luar biasa, ini adalah kemenangan kandang pertama Tottenham di Liga Premier setelah hampir di degradasi.Sebuah catatan yang membentang selama 170 hari hingga 6 Desember ketika mereka mengalahkan Brentford 2-0 di bawah kepemimpinan Thomas Frank.Dan malam hebat. Hotspur berhasil menang tipis 1-0 atas gol dari Joao Palhinha. Dan posisi mereka naik 2 peringkat dari peringkat ke-19 menuju peringkat ke-17.Pelatih Roberto De Zerbi dinilai menjadi sosok penting di balik keberhasilan tersebut. Ia datang pada akhir musim dan membantu Spurs keluar dari situasi krisis tersebut.βSaya sangat bahagia dengan penampilan para pemain. Mungkin kami memainkan pertandingan terbaik selama saya berada di sini,β kata De Zerbi usai pertandingan itu.Meski berhasil bertahan di EPL musim depan, Tottenham tetap menghadapi evaluasi besar menjelang musim baru. De Zerbi kini memikul tugas membawa Spurs menjauh dari ancaman degradasi dan kembali bersaing di papan atas.Tapi penggemar tetap was-was atas kinerja sang juru taktik. Mereka tetap meminta Hotspur bisa menaikan performa di musim depan. Dan tidak memalukan lagi dengan menghasilkan hasil laga dengan kekalahan.