3 Tim Kuda Hitam di UCL 2026 yang Berpeluang Lolos ke Perempat Final

SCORE.CO.ID - Babak 16 besar leg pertama sudah selesai tadi malam, dan kita tahu beberapa hasilnya termasuk pertandingan yang mengejutkan. Dimana Liverpool kalah tipis 0-1 dari Galatasaray, Tottenham Hotspurs kalah telak 2-5 atas Atletico Madrid, dan yang seharusnya menang mudah justru Arsenal imbang atas Leverkusen.ย  Dan uniknya di UCL tahun ini adalah tim yang tidak diunggulkan justru menang mudah, bahkan mampu mengimbangi permainan klub raksasa, hingga diluar prediksi semua orang.ย 

Mari Lihat Dulu: Hasil UCL Tadi Malam (10-11 Maret 2026)

Babak gugur dimulai pada 10 Maret 2026, dengan final di Budapest pada 30 Mei mendatang, di mana tim-tim terbaik akan bertarung untuk dinobatkan sebagai tim elit di Eropa. Leg pertama sudah berakhir dalam jangka waktu dua hari saja, dimana mereka yang sudah bermain di kandang mereka sendiri, pada leg kedua kandang itu akan bergantian kepada tim lawan.ย  Tim yang kalah masih bisa berpeluang menang di leg kedua dengan menang agregat, artinya mereka harus bisa menang dengan angka yang lebih besar dari defisit kebobolan di leg pertama ini.ย  Selasa 10 Maret
  • Galatasaray 1-0 Liverpoolย 
  • Atalanta 1-6 Bayern Mรผnchen
  • Atletico Madrid 5-2 Tottenham Hotspursย 
  • Newcastle United 1-1 FC Barcelona
Rabu, 11 Maret
  • Leverkusen 1-1 Arsenal
  • Bodรธ/Glimt 3-0 Sporting CP
  • PSG 5-2 Chelsea
  • Real Madrid 3-0 Manchester City

Bagaimana 3 Tim Kuda Hitam di UCL 2026 Bisa Bersaing?

Jika dilihat dari hasilnya tiga tim kuda hitam di UCL 2026 seperti: Bodรธ/Glimt, Bayer Leverkusen, dan Newcastle United itu masih sama-sama tak mau kalah. Apalagi tim asal Norwegia Bodรธ/Glimt semakin percaya diri di leg kedua mendatang, mereka juga punya historis dengan menyingkirkan Inter Milan. Strategi brilian dari Kjetil Knutsen menjadi kunci utama kesuksesan langkah Bodo/Glimt hingga babak 16 besar ini. Padahal mereka adalah klub kecil.
Bodรธ/Glimt jadi tim kuda hitam di UCL 2026
Bodรธ/Glimt jadi tim kuda hitam di UCL 2026
Berbeda dengan dua tim kuda hitam di UCL 2026 lainnya seperti Leverkusen dan Newcastle United yang punya nama besar. Bahkan jika dibandingkan skuad mereka adalah 1:1000 dimana tim Jerman dan Inggris punya pemain bintang dibanding Bodo/Glimt. Di leg kedua nantinya, peluang masih terbuka untuk tim Norwegia itu karena mereka punya kunci untuk bisa menang lawan Tim Portugal yang tak terlalu baik dibanding lawan dari Leverkusen dan Newcastle United. Barcelona dan Arsenal juga perlu waspada, di leg kedua mereka bisa saja kalah dari tim kuda hitam ini, apalagi Newcastle United akan mengubah strategi mereka dengan permainan serang balik.