Tijjani Reijnders Balik ke Serie A? Padahal Baru Semusim di Manchester City

SCORE.CO.ID - Di tengah hiruk-pikuk rumor pemain top Eropa, nama Tijjani Reijnders tiba-tiba kembali dikaitkan dengan Italia. Padahal, gelandang asal Belanda itu baru satu musim berseragam Manchester City. Rumor Tijjani Reijnders balik ke Serie A mendapat sorotan.

Rumor Tijjani Reijnders Balik ke Serie A

Ketika pertama kali tiba di Etihad Stadium, Reijnders digadang-gadang bakal jadi motor baru lini tengah racikan Pep Guardiola.Β  City bahkan rela menggelontorkan dana besar demi mendapatkan tanda tangannya. Namun sepak bola kadang bergerak lebih cepat dari dugaan.Β 

Mulai Tergusur dari Skuad Guardiola

Awalnya, Reijnders cukup rutin tampil sebagai starter. Permainannya yang tenang, rapi, dan cerdas sempat membuat banyak fans City optimistis.Β  Namun sejak memasuki paruh kedua musim, menit bermainnya perlahan menurun. Dalam beberapa laga terakhir, gelandang berusia 27 tahun itu justru lebih sering terlihat duduk di bangku cadangan.Β  Bahkan dalam sejumlah pertandingan penting Premier League, namanya tidak masuk dalam rencana utama Guardiola.Β  Situasi itu langsung memicu spekulasi tentang masa depannya di Manchester. Banyak pihak mulai menilai Reijnders kesulitan bersaing di lini tengah City yang dipenuhi pemain kelas dunia.Β  Persaingan ketat, rotasi tanpa henti, hingga tuntutan taktik Guardiola disebut menjadi faktor yang membuat posisinya mulai goyah. Tak heran jika rumor Tijjani Reijnders balik ke Serie A mulai bermunculan. Apalagi beberapa klub Serie A kabarnya sudah memantau situasinya sejak beberapa pekan terakhir.

Juventus Mulai Pasang Radar

Awal Musim Tijjani Reijnders di Man City
Awal Musim Tijjani Reijnders di Man City
Salah satu klub yang paling serius dikabarkan tertarik adalah Juventus. Klub asal Turin itu memang sedang mencari tambahan tenaga di lini tengah untuk musim depan. Pengalaman bermain di Serie A bersama Milan menjadi nilai tambah besar. Juventus percaya Reijnders tidak membutuhkan waktu lama untuk kembali beradaptasi dengan atmosfer sepak bola Italia.Β  Kemampuannya menjaga ritme permainan dan distribusi bola juga dinilai pas untuk gaya bermain Juve. Selain itu, manajemen Juventus tampaknya belajar dari pengalaman transfer sebelumnya. Mereka kini lebih berhati-hati memilih pemain asing yang belum mengenal karakter kompetisi Italia.Β  Reijnders justru dianggap sudah terbukti mampu tampil konsisten di Serie A. Kondisi ini membuat peluang transfer terasa cukup masuk akal. Terlebih jika City memang tak lagi memberikan peran penting kepadanya musim depan. Meski begitu, transfer ini jelas tidak akan berjalan mudah. City mengeluarkan dana besar saat membeli Reijnders dari Milan.Β  Di sisi lain, Juventus masih harus menjaga keseimbangan finansial klub. Mulai dari skema peminjaman, cicilan transfer, hingga kemungkinan pertukaran pemain bisa saja muncul dalam negosiasi nanti.