3 Teknologi Canggih di Piala Dunia 2026 Bikin Penonton Melongok, Sampai Bola Bisa di Cas

SCORE.CO.ID - Piala Dunia 2026 berbeda dengan edisi empat tahun sebelumnya, karena bermain di negara super power, kali ini FIFA setuju jika Amerika Serikat jadi pelopor negara adidaya yang kaya akan kemajuan teknologi dan inovasinya. Dan untuk meningkatkan pengalaman menonton pertandingan bagi para penggemar dan membuat olahraga sepakbola lebih maju edisi Pildun 2026 juga akan menggabungkan teknologi dengan permainan.

JurnalisT Merangkum, Bagaimana Teknologi Canggih di Piala Dunia 2026 Hadir?

Pertama kita buat alasan kuatnya, Amerika Serikat menjadi negara paling maju secara teknologi dan mengalahkan Inggris, menurut laporan dari CEOWORLD Magazine. Teknologi canggih di Piala Dunia 2026 sudah ditunggu oleh penggemar di seluruh dunia, ditambah dengan jumlah peserta yang semakin banyak. Membuat turnamen kali ini patut ditunggu, apalagi tersirat kabar bahwa Bola Piala Dunia 2026 menggunakan fast charging seperti layaknya ponsel. Lalu apalagi?
  1. Dimulai Menggunakan Bola yang Bisa Dicas

Salah satu inovasi teknologi yang paling mencuri perhatian adalah kehadiran Adidas TRIONDA, bola resmi yang akan digunakan sepanjang turnamen. TRIONDA yaitu memiliki keunikan karena harus diisi daya atau di-charge menggunakan aliran listrik sebelum bisa digunakan bertanding. Berkekuatan 500hz mampu membuat pemain lebih mudah mencetak gol dari jarak jauh. Sebuah chip sensor unit pengukuran inersia (IMU) juga disematkan untuk setiap pergerakannya.
Bola TRIONDA jadi Teknologi Canggih di Piala Dunia 2026
Bola TRIONDA jadi Salah Satu Teknologi Canggih di Piala Dunia 2026
2. Offside Otomatis Untuk lebih meningkatkan akurasi, setiap pemain yang berpartisipasi di Piala Dunia kali ini akan dipindai dalam bentuk 3D serta avatar digital mereka akan dimasukkan ke dalam sistem teknologi Offside Semi-Otomatis. Ini benar-benar terlihat seperti pemain aslinya dan langsung terlihat jelas pemain mana yang terlibat dalam posisi offside.
  1. Jeda di setiap menit ke 22

Terakhir, untuk setiap pertandingan yang dilakukan menggunakan sistem AI tiap tim yang terlibat akan menikmati jeda minum setiap menit ke-22. FIFA memperkenalkan hal ini untuk memprioritaskan kesejahteraan pemain. "Tidak ada kondisi cuaca atau suhu yang ditetapkan, dan istirahat akan dilakukan sekitar pertengahan setiap babak (menit ke-22) dan itu bermanfaat untuk pemain".

Terakhir, Apa yang Paling Populer?

Selain tiga hal diatas, yang paling ditunggu penggemar adalah AI membantu penyiar dan operator turnamen sangat membantu penggemar bisa menikmati siaran itu.Β  Selama satu bulan di musim panas tahun 2026, acara olahraga paling populer di dunia ini juga akan berfungsi sebagai salah satu demonstrasi teknologi terbesar di dunia.