"Kamu Kasar, Saya Tidak Bisa Dibayar", Ucap Wasit yang Membuat Tchouaméni Absen di Leg 2 UCL

SCORE.CO.ID- "Saya fokus berlari dan mengejar pemain, tidak ada maksud pelanggaran malam itu", ucap Tchouaméni setelah interview lawan Bayern Munchen, Kamis (9/4/2026). Aurelien Tchouaméni , gelandang Real Madrid , menjelaskan pada hari Selasa malam setelah kekalahan 1-2 dari Bayern di leg pertama perempat final Liga Champions, bahwa jika timnya bermain sesuai "level" mereka, mereka akan melakukan "hal-hal hebat" di leg kedua di Munich, di mana ia tidak akan tersedia karena akumulasi kartu kuning.

Kejadian Dimulai dari Hal Ini

Menit ke-43, ia merasa hanya berlari mengejar Musiala yang kala itu hampir saja mencetak gol. Padahal dia tidak melakukan sleeding tackle atau membuat pemain Munchen dalam posisi berbahaya.  Langsung wasit memberikan dia kartu kuning, dan itu terpampang jelas bahwa dirinya absen pada leg kedua nanti di Allianz Arena. 
Tchouaméni Absen di Leg 2 UCL setelah mendapat kartu kuning
Tchouaméni Absen di Leg 2 UCL setelah mendapat kartu kuning
Ia akan absen karena skorsing setelah menerima kartu kuning. "Saya sedang berlari dan kemudian saya tidak tahu apa yang terjadi, tetapi wasit memutuskan untuk memberi saya kartu kuning karena ada banyak pelanggaran. Jujur, saya tidak mengerti," katanya.

Wasit juga Tak Mau Kalah

Meski begitu, sang wasit tetap tak mau kalah. Bahkan dirinya hanya menjalankan tugas.  Wasit melihat duel fisik yang dilakukan Tchouaméni dengan pemain tim tamu itu cukup berbahaya.  Dan bahkan jika tidak diberi kartu mungkin saja sang gelandang bisa melakukan hal yang lebih fatal. 

Hasilnya Tchouaméni Absen di Leg 2 UCL

Leg kedua nanti jadi ujian berat bagi Madrid, mereka harus pergi ke kandang Munchen dalam posisi kalah tipis 1-2. Gelandang satu-satunya yang tersedia menggantikan posisi Tchouameni yang absen di leg kedua nanti adalah Federico Valverde, atau menarik Brahim Diaz jadi gelandang serang dan memasukkan posisi Jude Bellingham dan Camavinga ada di posisi pas di pertengahan.  Bagaimanapun, Tchouaméni merasa bahwa mereka harus "melakukan hal-hal dengan lebih baik" daripada di pertandingan hari Selasa. "Kami telah melakukan beberapa hal baik, tetapi ketika Anda memulai dengan tertinggal 0-2, itu pasti lebih sulit. Kami percaya diri dan kami akan melakukan sesuatu minggu depan," tambahnya menutup keterangan.