Shin Tae-Yong Disanksi 10 Tahun, Pihak KF Pastikan Persija Aman
Β· SCORE.CO.ID Sunny S.Kom.
SCORE.CO.ID - Buntut kasus Shin Tae-Yong disanksi 10 tahun. Sekarang kasus ini menemui titik terang, Selasa (28/7/2026).
Soal kasus ini mengenai sanksi disiplin yang diterimanya seusai diduga melakukan tindakan kekerasan ke pemain Ulsan HD.Sekarang, dalam komunikasinya dengan pihak KFA, Persija memastikan kabar tersebut tidak benar bahwa Shin Tae-yong dihukum selama 10 tahun.Β Berdasarkan hasil komunikasi dan verifikasi yang dilakukan, Persija meluruskan dua hal utama dari isu yang beredar mengenai sanksi Shin Tae-yong.Pertama, Shin Tae-yong hanya menerima hukuman selama setahun dan larangan ini hanya berlaku di Korea Selatan."Sanksi disiplin yang dijatuhkan KFA kepada Shin Tae-yong berdurasi satu tahun"."Sanksi disiplin tersebut merupakan kewenangan KFA dan hanya berlaku dalam yurisdiksi sepak bola Korea Selatan," tulis rilis resmi Persija.Official klub menambahkan bahwa:"Sehingga tidak berpengaruh terhadap aktivitas Shin Tae-yong di luar Korea Selatan, termasuk di Persija," tulis rilis resmi Persija Jakarta."Persija menegaskan bahwa manajemen menghormati keputusan KFA. Di saat yang sama, Persija tetap memberikan kepercayaan dan dukungan penuh kepada Shin Tae-yong untuk terus membentuk tim terbaiknya," tulis Persija Jakarta."Persija meyakini bahwa setiap tantangan dapat menjadi pembelajaran yang berharga untuk terus bertumbuh, baik secara pribadi maupun profesional."Karena ini juga diluar kendali sang pelatih. Official Manajemen menambahkan bahwa STY punya komitmen besar untuk menjalankan tugas sebaik-baiknya."Persija melihat Shin Tae-yong memiliki komitmen besar untuk tetap menjalankan tugasnya dengan sebaik-baiknya. Kejadian itu dipastikan tidak mengganggu aktivitas tim yang tengah bergerak untuk menjadi versi terbaik."Di penutup akhir, Persija ingin bahwa timnya mencapai performa yang baik dibawah asuhan STY.Apalagi persaingan Super League musim depan begitu ketat."Fokus utama Persija saat ini adalah mempersiapkan tim agar mencapai performa optimal dalam menyambut musim baru. Persija akan terus berkomitmen menjalankan seluruh aktivitas klub secara profesional," tutupnya.Pihak STY hanya menjawab bahwa semuanya tak terulang lagi. Dan berjanji untuk lebih menahan amarah."Sebagai mantan pelatih Ulsan HD, saya akan menerima dan menanggung semuanya, dan berjanji tidak akan mengulangi lagi", katanya.