Sepakbola Iran Berduka, Si Tangan Besi Akhirnya Tiada: Selamat Jalan Ali Khamenei
Β· SCORE.CO.ID Sunny S.Kom.
SCORE.CO.ID - Inalillahi wainailaihi rojiun, mengucapkan sedalam-dalamnya kematian petinggi Iran, Ali Khamenei hari ini Minggu (1/3/2026) membuka perubahan peta negara timur tengah itu, termasuk dari segi politik maupun sepakbola.Β Ayatollah Ali Khamenei telah lama menjadi target pembunuhan Israel dan Amerika Serikat.Khamenei telah memerintah dengan tangan besi sejak tahun 1989 dan memegang kekuasaan yang luas dan menindas, menjaga kelangsungan rezim Islam.Selama beberapa dekade, Khamenei tanpa ampun menentang upaya perubahan rezim, sering kali menindas perbedaan pendapat dan memerintahkan pembunuhan warga sipil yang mencoba menentang kekuasaannya.
Sepakbola Iran Berduka Si Tangan Besi Akhirnya Tiada
Inilah keinginan Donald Trump cs dimana ingin negara timur tengah bertekuk lutut kepada negara super power itu.Β Dunia kini menghadapi skenario yang mungkin terjadi, yaitu tidak ada seorangpun di dalam Iran yang dapat memerintahkan militernya untuk berhenti β atau membatasi apa yang akan mereka lakukan.Kematian Khamenei menandai perubahan kepemimpinan kedua di Iran sejak berdirinya rezim tersebut hampir 50 tahun yang lalu.Sepakbola Iran berduka atas wafatnya petinggi Iran, Sabtu dinihari tadiTrump telah menggunakan momen ini untuk menyerukan kepada rakyat Iran untuk bangkit dan melakukan perubahan rezim."Ini adalah kesempatan terbesar bagi rakyat Iran untuk merebut kembali negara mereka," tulisnya di media sosial.Β Tapi JurnalisT melihat politik Iran tetap disangkut pautkan dengan sepakbola Tim Melli yang juga ikut berdampak keberadaannya di Piala Dunia.Β "Kiblat Islam ada di tangan Khamenei, bahkan kami berusaha untuk tidak keluar jalur untuk tetap mengikuti syariat tuhan kami. Iran benar-benar fokus kepergian petingginya daripada memikirkan sepakbola mereka, saya prediksi sepertinya Iran akan keluar dari Piala Dunia jika diperintah langsung oleh FFIRI", tulis JurnalisT.Β
Iran telah memastikan tempat di Piala Dunia untuk keempat kalinya berturut-turut Mereka dijadwalkan memainkan tiga pertandingan fase grup di Amerika Serikat pada bulan Juni mendatang.Β Pertandingan tersebut meliputi laga melawan Selandia Baru pada 15 Juni di Los Angeles, Belgia pada 21 Juni di kota yang sama, dan Mesir di Seattle pada 26 Juni.Presiden FFIRI, Mehdi Taj mengungkap bahwa setelah kematian Khamenei maka Iran kemungkinan kecil bermain di pentas tersebut." Dengan apa yang terjadi hari ini dan dengan serangan oleh Amerika Serikat itu, kecil kemungkinan kami bisa menatap Piala Dunia, tetapi para pejabat olahraga yang harus memutuskan soal itu, saya juga tidak mau terus berlanjut", terangnya dikutip dari laman Marca.Akhir Maret mendatang, para pejabat Iran berencana mengadakan pertemuan untuk memberi pengarahan kepada para pemain tim nasional sepak bola tentang bagaimana menanggapi jika konflik militer dengan Israel meletus selama Piala Dunia 2026 berlangsung.