Daftar 4 Raksasa Lolos Semifinal Piala Dunia 2026: Prancis, Spanyol, Inggris, Argentina
Babak perempat final yang berlangsung pada 10 hingga 12 Juli 2026 menjadi saksi gugurnya para kuda hitam. Prancis melaju mulus setelah menumbangkan Maroko 2-0 melalui gol Kylian Mbappe dan Ousmane Dembele. Spanyol menyusul secara dramatis dengan kemenangan 2-1 atas Belgia berkat gol penentu Mikel Merino di menit ke-88. Drama lebih panas terjadi di jalur sebelah. Inggris dipaksa bermain hingga babak tambahan waktu sebelum menang 2-1 atas Norwegia lewat dua gol penyelamat Jude Bellingham. Sementara itu, sang juara bertahan Argentina menunjukkan mentalitasnya dengan melibas Swiss 3-1 melalui aksi Julian Alvarez dan Lautaro Martinez di masa extra time.
Fakta Sejarah: Ranking 1-4 FIFA Dominasi Semifinal Pertama Kalinya
Turnamen edisi Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko ini mencatatkan tinta emas baru dalam buku sejarah sepak bola. Untuk pertama kalinya, tim yang menduduki peringkat satu hingga empat FIFA berhasil mendominasi babak semifinal secara bersamaan. Fenomena ini jarang terjadi mengingat format turnamen sering kali menghasilkan kejutan besar dari tim non-unggulan. Keempat semifinalis ini bukan sekadar tim kuat, melainkan mantan juara dunia yang memiliki tradisi kemenangan kuat. Konsistensi para raksasa ini membuktikan bahwa kualitas teknis dan kedalaman skuat menjadi kunci utama dalam format baru 48 tim yang lebih melelahkan secara fisik.Aturan Baru FIFA: Spanyol Tak Bisa Jumpa Argentina, Prancis Tak Bisa Jumpa Inggris Sebelum Semifinal
Peta persaingan yang ideal ini sebenarnya sudah dirancang melalui regulasi penempatan bagan terbaru. FIFA sengaja memisahkan para unggulan utama agar mereka tidak saling bunuh di fase awal. Selama mampu menjuarai grup masing-masing, tim peringkat teratas dipastikan berada di jalur undian yang berbeda. Regulasi ini memastikan Spanyol dan Argentina berada di dua sisi bagan yang berseberangan. Hal serupa berlaku bagi Prancis dan Inggris. Dampaknya, pertemuan antar-raksasa ini baru bisa terjadi di babak Semifinal Piala Dunia 2026 atau partai final, yang akhirnya menjamin kualitas pertandingan kelas dunia di fase krusial.Bedah Kekuatan Prancis vs Spanyol di Dallas Stadium 15 Juli 02:00 WIB
Mbappe 7 Gol dan Olise 5 Assist vs Penguasaan Bola Spanyol
Duel di Dallas Stadium pada Rabu, 15 Juli 2026, pukul 02:00 WIB akan menjadi ajang adu tajam lini depan melawan kolektivitas lini tengah. Prancis mengandalkan Kylian Mbappe yang sejauh ini memimpin daftar top skor dengan koleksi 7 gol. Dukungan Michael Olise yang telah mengemas 5 assist membuat serangan Les Bleus sangat mematikan dalam transisi cepat. Namun, Spanyol bukan lawan sembarangan dengan filosofi penguasaan bola yang dominan. Tim Matador kerap membuat lawan frustrasi melalui sirkulasi bola yang rapi sebelum memberikan umpan kunci ke area penalti. Kemenangan atas Belgia membuktikan bahwa skuat asuhan Luis de la Fuente memiliki kesabaran tinggi untuk membongkar pertahanan rapat.
Bedah Rivalitas Panas Inggris vs Argentina di Atlanta Stadium 16 Juli 02:00 WIB
Dua Gol Bellingham vs Mental Juara Bertahan Alvarez dan Lautaro
Atlanta Stadium akan menjadi panggung rivalitas klasik antara Inggris dan Argentina pada Kamis, 16 Juli 2026. The Three Lions sedang berada di puncak kepercayaan diri setelah Jude Bellingham menunjukkan sihirnya dengan dua gol krusial. Inggris membuktikan mereka bisa tetap tenang meski harus tertinggal lebih dulu dalam situasi tekanan tinggi. Sebaliknya, Argentina datang dengan status juara bertahan yang memiliki mental baja. Duet Julian Alvarez dan Lautaro Martinez menjadi ancaman nyata bagi Harry Maguire dan kolega. Lionel Scaloni selaku juru taktik menegaskan bahwa timnya hanya fokus pada aspek teknis pertandingan tanpa terpengaruh sejarah rivalitas panjang kedua negara.
Prediksi Superkomputer: Spanyol 16,1 Persen Juara Ungguli Prancis, Inggris, Argentina
Berdasarkan data simulasi terbaru dari Opta Analyst, Spanyol diprediksi memiliki peluang juara terbesar mencapai 16,1 persen. Angka ini unggul tipis di atas Prancis yang mengantongi 13 persen. Ketatnya selisih probabilitas ini menegaskan bahwa tidak ada tim yang benar-benar dominan di antara empat kontestan tersisa."Argentina berada di puncak, tetapi yang paling menonjol dari simulasi ini adalah betapa ketatnya persaingan di posisi teratas," kata Reade.
Dapatkan update skor langsung dan analisis mendalam pertandingan empat raksasa dunia ini hanya di score.co.id.