Santiago Sosa Mulai Gerah Akibat Gaji Belum Naik: Layak Dapat Lebih

SCORE.CO.ID - Suasana ruang ganti sepak bola kadang tak selalu tentang taktik, gol indah, atau selebrasi kemenangan. Ada kalanya drama justru terjadi di meja negosiasi. Itulah yang kini tengah dialami kapten Santiago Sosa bersama Racing Club.Β  Gelandang bertahan yang dikenal tenang di lapangan itu kini sedang berada di tengah pusaran konflik terkait kontraknya. Persoalannya cukup klasik di dunia sepak bola, yakni kenaikan gaji. Namun bagi Sosa, situasinya terasa lebih rumit.Β 

Santiago Sosa jadi Tulang Punggung Racing

Sejak bergabung dengan Racing pada Januari 2025, Sosa langsung menjelma menjadi salah satu pemain paling penting di skuad. Meski tidak dikenal sebagai pencetak gol, kontribusinya di lini tengah lebih dari sekadar statistik sederhana. Pada musim Liga Profesional de Futbol Apertura 2026, Sosa memang belum mencatatkan gol maupun assist. Namun perannya sebagai perisai pertahanan membuatnya tetap menjadi figur vital bagi tim.Β  Rating rata-rata 7,26 yang ia kantongi menunjukkan konsistensinya dalam menjaga keseimbangan permainan. Secara statistik, performa defensifnya juga luar biasa.Β  Ia mencatat keberhasilan 100 persen dalam duel udara serta kontribusi defensif mencapai 98 persen. Angka ini menggambarkan betapa sulitnya melewati lini tengah Racing ketika Sosa berada di lapangan. Namun ironisnya, performa solid itu belum mampu melunakkan sikap manajemen terkait tuntutan kenaikan gaji yang diajukan Sosa.

Rekam Jejak yang Membuatnya Pantas Menuntut Lebih

Santiago Sosa Kapten Racing Club
Santiago Sosa Kapten Racing Club
Jika melihat perjalanan karirnya, sebenarnya tuntutan Sosa bukan tanpa alasan. Pemain berusia 25 tahun ini memulai karir profesionalnya bersama River Plate pada 2018.Β  Dari sana, ia sempat mencicipi pengalaman bermain di Amerika Serikat bersama Atlanta United FC di ajang Major League Soccer. Kariernya juga dihiasi sejumlah prestasi bergengsi. Ia pernah merasakan atmosfer juara Copa Libertadores pada 2018 bersama River Plate.Β  Kemudian pada 2024, ia kembali mengangkat trofi Copa Sudamericana, yang semakin mengukuhkan reputasinya sebagai pemain dengan pengalaman besar di level kontinental. Dengan latar belakang tersebut, Sosa merasa dirinya layak mendapatkan kontrak yang lebih kompetitif. Namun di sisi lain, manajemen Racing harus berhitung dengan kondisi finansial klub. Peran Diego Milito sebagai eksekutif klub kini berada di sorotan. Legenda yang pernah menjadi idola suporter itu harus menyeimbangkan dua hal sulit yakni menjaga stabilitas keuangan klub sekaligus mempertahankan keharmonisan tim. Untuk saat ini, negosiasi masih menemui jalan buntu. Namun satu hal jelas: selama Sosa masih mengenakan jersey Racing, kontribusinya tetap menjadi bagian penting dari ambisi klub untuk bersaing di papan atas sepak bola Argentina.