Rincian Gaji Roberto Mancini di Timnas Italia - Laporan Riset

score.co.id - gaji Roberto Mancini Timnas Italia mencatatkan angka yang sangat dinamis seiring dengan fluktuasi prestasi yang diraih oleh Gli Azzurri di kancah internasional. Sang pelatih datang membawa harapan besar setelah keterpurukan tim nasional, yang kemudian dibayar tuntas dengan trofi bergengsi sebelum akhirnya memutuskan hengkang demi tawaran finansial yang jauh lebih masif.
Roberto Mancini juara Euro 2020 Timnas Italia gaji naik 3 juta euro

Gaji Awal €2 Juta 2018 - Bayar Zenit Rp216 Miliar

Langkah Roberto Mancini untuk menukangi tim nasional negaranya pada Mei 2018 tidaklah mudah dan membutuhkan pengorbanan besar. Pria kelahiran Jesi tersebut harus merogoh kocek pribadi sekitar €13 juta atau setara Rp216 miliar sebagai kompensasi pemutusan kontrak dengan klub asal Rusia, Zenit St Petersburg. Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) kemudian memberikan kontrak awal dengan bayaran €2 juta per tahun (Rp33 miliar) untuk durasi dua musim pertama. Angka ini tergolong kecil bagi pelatih sekaliber dirinya yang sudah memiliki reputasi juara di Liga Inggris. Jika dibedah lebih dalam, upah tersebut hanya berkisar Rp2,75 miliar per bulan atau sekitar Rp90 juta setiap harinya. FIGC menetapkan struktur upah ini sebagai bentuk penghematan sekaligus ujian bagi sang manajer guna membangkitkan mentalitas pemenang skuad Italia yang kala itu baru saja gagal melaju ke Piala Dunia 2018.

Naik Jadi €3 Juta Setelah Juara Euro 2020

Keberhasilan luar biasa menjuarai Euro 2020 setelah mengalahkan Inggris di Stadion Wembley mengubah segalanya dalam hal kompensasi finansial. FIGC memberikan penghargaan atas dedikasi serta transformasi taktik yang diterapkan oleh Mancini dengan menaikkan gajinya menjadi €3 juta net per tahun. Dalam kurs rupiah saat itu, nominal ini menyentuh angka Rp49,5 miliar hingga Rp52,5 miliarΒ per musim. Kenaikan satu juta euro tersebut mencerminkan kepercayaan tinggi dari otoritas sepak bola tertinggi Italia terhadap proyek jangka panjang yang dibangun. Pendapatan harian sang juru taktik melonjak menjadiΒ  Rp135 juta, menjadikannya figur sentral dalam sejarah kebangkitan sepak bola negeri pizza tersebut. Peningkatan ini juga mencakup berbagai bonus menarik yang dikaitkan dengan peringkat FIFA serta capaian di turnamen besar berikutnya.
Roberto Mancini perpanjangan kontrak Timnas Italia hingga Piala Dunia 2026

Kontrak Hingga 2024 dan 2026 Plus Bonus

Presiden FIGC, Gabriele Gravina, menegaskan komitmen berkelanjutan dengan memperpanjang masa kerja sang pelatih hingga Juni 2026. Keputusan ini diambil bahkan sebelum turnamen Euro dimulai, menunjukkan betapa pentingnya stabilitas bagi tim nasional. Kontrak baru tersebut mencakup partisipasi dalam dua edisi Euro serta persiapan menuju Piala Dunia yang akan digelar di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada. Mancini pun mendapatkan dukungan penuh melalui penambahan staf kepelatihan berpengalaman, termasuk legenda seperti Daniele De Rossi. Meski Italia akhirnya gagal melaju ke Piala Dunia 2022 akibat kekalahan mengejutkan di babak play-off, federasi tetap mempertahankan posisinya karena melihat pondasi kuat yang telah diletakkan. Upah tetap berada di angka **€3 juta**, ditambah insentif berbasis performa yang bisa melipatgandakan total pendapatan tahunannya.

Perbandingan Gaji Italia vs Arab Saudi €18-25 Juta

Dunia sepak bola terkejut saat Mancini memutuskan mundur secara tiba-tiba pada Agustus 2023. Alasan di balik keputusan tersebut segera terungkap ketika laporan dari jurnalis Gianluca Di Marzio menyebut adanya tawaran menggiurkan dari Arab Saudi. Perbandingannya sangat mencolok; jika di Italia ia menerima sekitar Rp33-52 miliar per tahun, di Timur Tengah ia ditawarkan gaji antara €18 juta hingga €25 juta per tahun. Kenaikan ini mencapai 13 kali lipatΒ dari apa yang ia dapatkan selama mengabdi untuk Gli Azzurri. Bahkan, total kekayaan yang ia kumpulkan hanya dalam satu tahun di Arab Saudi sudah melampaui total akumulasi gajinya selama lima tahun melatih Italia. Fenomena ini menjadikannya salah satu pelatih tim nasional dengan bayaran termahal di dunia, yang sekaligus memicu perdebatan mengenai loyalitas versus stabilitas finansial di akhir karier kepelatihan.

Mancini Pelatih Termahal Timnas Italia Sejarah

Dalam catatan sejarah pelatih tim nasional Italia, Roberto Mancini berdiri di posisi puncak sebagai nakhoda dengan bayaran tertinggi. Ia mengungguli penerusnya, Luciano Spalletti , yang mendapatkan kontrak senilai €2,8 juta per musim. Nama-nama lain seperti Gian Piero Ventura hanya dibayar sekitar €1,5 juta, sementara pelatih berumur pendek seperti Gennaro Gattuso hanya menerima €800 ribu. Besarnya gaji Mancini mencerminkan skala proyek yang ia emban untuk merombak total gaya bermain Italia menjadi lebih ofensif. Walaupun perjalanannya berakhir dengan pengunduran diri yang kontroversial, standar gaji yang ia tetapkan menjadi tolok ukur baru bagi FIGC dalam mengapresiasi pelatih berprestasi dunia. Bahkan setelah dipecat oleh Arab Saudi pada 2024, ia berhak menerima pesangon sebesar **€20 juta**, angka yang jauh melampaui total kontraknya selama di Italia.

Dapatkan informasi mendalam seputar gaji pemain dan pelatih sepak bola dunia serta ulasan pertandingan terkini secara lengkap hanya di score.co.id.