Republik Demokratik Kongo Lolos Piala Dunia 2026! Berapa Kali Mereka Tampil di World Cup?

score.co.id - Republik Demokratik Kongo lolos Piala Dunia 2026 setelah mengakhiri penantian panjang selama 52 tahun dengan cara yang paling dramatis. Gol tunggal bek Axel Tuanzebe di babak perpanjangan waktu menjadi pembeda, membawa tim asuhan Sรฉbastien Desabre menaklukkan Jamaica 1-0 dalam final playoff interkonfederasi yang digelar di Estadio Akron, Guadalajara, Meksiko, pada Selasa (31/3/2026) malam waktu setempat. Kemenangan ini bukan sekadar tiket ke panggung sepak bola termegah di dunia; ini adalah penegasan sejarah, penebusan, dan puncak dari perjalanan generasi yang tak pernah berhenti berharap. Euforia langsung meledak, baik di Meksiko maupun di jalanan Kinshasa, saat sang Macan Tutul (Leopards) memastikan tempat mereka untuk kedua kalinya dalam sejarah di Piala Dunia.

Detik-Detik Emas di Extra Time: Tandukan Tuanzebe Hancurkan Mimpi Jamaica

Pertandingan berjalan alot selama 90 menit waktu normal. Kedua tim tampak berhati-hati, menyadari betapa besarnya pertaruhan dalam laga hidup-mati ini. Statistik menunjukkan DR Kongo lebih agresif dalam mencari peluang, melepaskan total 19 tembakan meski hanya tiga yang mengarah tepat ke gawang. Jamaica, di sisi lain, lebih banyak menguasai bola (52,6%) namun tumpul di lini depan dengan hanya satu tembakan tepat sasaran dari total enam percobaan. Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-100. Berawal dari situasi bola mati, sebuah umpan silang presisi meluncur ke jantung pertahanan Jamaica. Axel Tuanzebe, mantan bek Manchester United, melompat lebih tinggi dari semua pemain dan melepaskan tandukan bertenaga yang tak mampu dihalau kiper lawan. Bola menggetarkan jala, dan seluruh bangku cadangan DR Kongo tumpah ruah ke lapangan merayakan momen magis tersebut. Gol itu menjadi satu-satunya pembeda hingga wasit meniup peluit akhir. Tangis haru dan sorak kegembiraan bercampur menjadi satu. Para pemain bersujud syukur, sementara sang pahlawan, Tuanzebe, menyebutnya sebagai "pertandingan terbesar dalam karier saya." Momen ini adalah kulminasi dari kerja keras dan keyakinan yang tak pernah padam.
Ekspresi kegembiraan Axel Tuanzebe (4) setelah mencetak gol penentu kemenangan DR Kongo atas Jamaica di final playoff interkonfederasi.

Analisis Taktik Cerdik Sรฉbastien Desabre

Di balik kemenangan heroik ini, ada tangan dingin sang pelatih, Sรฉbastien Desabre. Juru taktik asal Prancis itu berhasil meramu strategi yang efektif untuk meredam kecepatan para pemain Jamaica. Meski kalah tipis dalam penguasaan bola, Desabre menginstruksikan timnya untuk bermain disiplin, solid di belakang, dan mematikan saat melakukan transisi. Keberaniannya untuk terus memainkan Yoane Wissa dan Cรฉdric Bakambu yang sempat diragukan kebugarannya terbayar lunas. Kedua pemain ini menjadi motor serangan yang tak henti-hentinya merepotkan barisan pertahanan "Reggae Boyz". Soliditas lini tengah yang digalang Charles Pickel menjadi kunci keseimbangan tim, memungkinkan mereka untuk memenangkan duel-duel krusial dan memulai serangan balik cepat. Desabre sebelum laga sudah menyatakan, "Kami tahu jika bermain baik, kami sulit dikalahkan." Pernyataan itu terbukti bukan sekadar bualan. Timnya menunjukkan mentalitas baja, tidak panik meski gagal mencetak gol di waktu normal, dan akhirnya menemukan momen emas di babak perpanjangan waktu.

Sejarah Terulang: Mengenang Kiprah Unik Zaire 1974

Kelolosan ini terasa begitu spesial karena mengakhiri puasa panjang selama lebih dari setengah abad. Sebelumnya, DR Kongo pernah tampil di Piala Dunia pada edisi 1974 di Jerman Barat, namun saat itu negara mereka masih bernama Zaire. Momen tersebut menjadi penampilan perdana sekaligus satu-satunya bagi mereka hingga hari ini. Kiprah Zaire 1974 dikenang sebagai salah satu kisah paling unik dalam sejarah turnamen. Tergabung di grup neraka bersama Skotlandia, Yugoslavia, dan juara bertahan Brasil, tim berjuluk Leopards ini harus menelan tiga kekalahan telak. Mereka takluk 0-2 dari Skotlandia, dihancurkan 0-9 oleh Yugoslavia, dan menyerah 0-3 kepada Brasil. Namun, satu momen dari laga melawan Brasil terpatri abadi dalam memori kolektif sepak bola dunia. Saat Brasil mendapat tendangan bebas, bek Zaire, Mwepu Ilunga, tiba-tiba berlari keluar dari pagar betis dan menendang bola jauh-jauh sebelum eksekusi dilakukan. Aksi yang awalnya dianggap konyol itu belakangan diketahui sebagai bentuk protes terhadap rezim Mobutu Sese Seko yang tidak membayarkan bonus kepada para pemain.
Para pemain dan staf pelatih DR Kongo merayakan keberhasilan bersejarah lolos ke Piala Dunia 2026 di Estadio Akron.

Format Baru Piala Dunia dan Kuota Rekor Benua Afrika

Keberhasilan DR Kongo juga tak lepas dari perubahan format Piala Dunia 2026 yang akan diikuti oleh 48 negara, bertambah dari format 32 negara sebelumnya. Penambahan kuota ini memberikan keuntungan besar bagi Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF), yang kini memiliki 9 tiket lolos langsung dan satu tiket melalui babak playoff interkonfederasi. DR Kongo memaksimalkan jalur terakhir ini dengan sempurna. Kemenangan dramatis di babak **play off piala dunia zona afrika** (interkonfederasi) ini menjadi puncak dari perjuangan panjang mereka. Kini, Benua Afrika akan mengirimkan 10 wakil, sebuah rekor baru, yang menunjukkan kekuatan sepak bola benua tersebut yang kian merata. Tim-tim yang akan menemani DR Kongo adalah Senegal, Maroko, Tunisia, Mesir, Algeria, Ghana, Cape Verde, Afrika Selatan, dan Pantai Gading. Kehadiran 10 negara ini diharapkan dapat memberikan warna dan kejutan baru di panggung dunia yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Euforia Leopards dan Harapan Sebuah Bangsa

Keberhasilan ini disambut dengan sukacita luar biasa oleh seluruh rakyat Kongo. Persatuan skuad yang ditekankan oleh sang kapten menjadi kunci utama di balik pencapaian gemilang ini. Para pemain, yang berasal dari berbagai klub di Eropa dan Afrika, mampu melebur menjadi satu kekuatan solid di bawah bendera negara. Kini, generasi baru Leopards siap menulis babak baru. Mereka tidak lagi dibayangi oleh kisah tragis Zaire 1974, melainkan membawa harapan untuk membuktikan bahwa sepak bola Kongo telah bangkit dan siap bersaing dengan negara-negara terbaik di dunia. Ikuti terus perjalanan bersejarah timnas Leopards menuju turnamen terbesar sejagat. Seluruh update terkait berita Republik Demokratik Kongo lolos Piala Dunia 2026 akan kami sajikan secara mendalam hanya di score.co.id