Rekor Pertemuan PSG vs Bayern Munchen Terbaru dan Head to Head

score.co.id - Rekor pertemuan PSG vs Bayern Munchen kembali memanas jelang bentrok semifinal Liga Champions 2026, dengan Die Roten datang sebagai unggulan pasca kemenangan 2-1 di Paris pada 4 November 2025. Kemenangan yang diwarnai brace Luis DΓ­az tersebut menegaskan dominasi skuad asuhan Vincent Kompany dalam beberapa tahun terakhir atas raksasa Prancis.
Luis DΓ­az merayakan brace-nya di Parc des Princes (4/11/2025) sebelum akhirnya diusir wasit.
Secara keseluruhan, kedua tim telah bersua sebanyak 16 kali di kompetisi resmi, dan menariknya, tidak satu pun laga berakhir imbang. Bayern Munich memegang keunggulan tipis dengan 9 kemenangan, sementara Paris Saint-Germain mengoleksi 7 kemenangan. Rivalitas ini nyaris seluruhnya terjadi di panggung termegah Eropa, Liga Champions. Menurut data yang dilansir UEFA, dari total pertemuan tersebut, 15 di antaranya terjadi di UCL, di mana Bayern juga unggul 9-6 atas PSG. Satu-satunya pertemuan di luar UCL terjadi di perempat final Piala Dunia Antarklub 2025, di mana Les Parisiens sukses membekuk Bayern dengan skor 2-0.

Dominasi Die Roten Sejak Final Lisbon

Titik balik rivalitas modern kedua klub tak lain adalah final Liga Champions 2020 di Lisbon. Gol tunggal Kingsley Coman, seorang jebolan akademi PSG, mengantar Bayern merebut trofi Si Kuping Besar dan memulai era dominasi atas sang rival. Sejak kekalahan menyakitkan itu, PSG seolah kesulitan menemukan cara menaklukkan raksasa Bavaria. Meski sempat menyingkirkan Bayern lewat aturan gol tandang di perempat final 2021 (agregat 3-3), Les Parisiens menelan lima kekalahan dalam enam duel UCL berikutnya. Termasuk kekalahan kandang-tandang di babak 16 besar 2023 dan dua kekalahan di fase liga format baru pada musim 2024/25 dan 2025/26.
Sundulan Kingsley Coman yang menaklukkan Keylor Navas menjadi penentu kemenangan Bayern di final UCL 2020.
Jelang laga semifinal leg pertama di Parc des Princes pada 29 April 2026 mendatang, juru taktik Bayern, Vincent Kompany, menunjukkan respek tinggi namun tetap percaya diri. Dalam konferensi pers pasca kemenangan November lalu yang dikutip oleh AP News, Kompany memuji penampilan timnya.
"Babak pertama sangat menyenangkan. Di babak kedua, kami harus bermain berbeda. Kami tahu Liga Champions belum ditentukan, tetapi hari ini adalah tiga poin yang sangat penting bagi kami."
Kompany juga menggambarkan PSG sebagai "salah satu klub terbesar di Eropa", menegaskan bahwa timnya akan datang dengan antusiasme penuh untuk menyajikan laga yang ia sebut sebagai 'rock'n'roll'.

Riwayat Pertemuan: Ketika PSG Sempat Perkasa

Meskipun Bayern mendominasi era kiwari, sejarah mencatat bahwa PSG pernah menjadi momok bagi mereka. Pada delapan pertemuan awal antara 1994 hingga 2000, PSG secara mengejutkan unggul dengan lima kemenangan, termasuk kemenangan bersejarah 1-0 di markas Bayern pada November 1994. Kini, situasinya berbalik 180 derajat. PSG wajib memutus tren lima kekalahan beruntun di Liga Champions melawan Bayern jika ingin menjaga asa melaju ke final. Sementara itu, Bayern datang dengan modal kepercayaan diri tinggi, berbekal rekor 16 kemenangan beruntun di semua kompetisi hingga November 2025.
Pertarungan sengit di lini tengah antara Joao Neves (PSG) dan Joshua Kimmich (Bayern) pada laga di Allianz Arena.
Laga semifinal mendatang bukan hanya soal tiket ke final, melainkan juga pertaruhan gengsi dan pembuktian siapa penguasa sejati dalam salah satu rivalitas paling sengit di Eropa saat ini. Terus pantau analisis mendalam dan update terbaru seputar rekor pertemuan PSG vs Bayern Munchen secara eksklusif hanya di score.co.id.