Rekor Buruk Liam Rosenior: Jadi Senjata Mematikan Buat Pep Guardiola Jelang City vs Chelsea

SCORE.CO.ID - Pep Guardiola mungkin diatas angin saat ini apalagi pertandingan nanti malam melawan Chelsea jadi laga paling ditunggu oleh penggemar di dunia.Β  Pelatih berusia 55 tahun itu sedang dalam perburuan peringkat kedua tangga klasemen EPL, sementara The Blues perlu fokus memperbaiki penampilan mereka setelah kalah 0-3 di EPL dua pekan lalu.Β 

Menghadapi Guardiola, Rekor Buruk Liam Rosenior Jadi Kendala

Menghadapi Pep Guardiola selalu menjadi tantangan besar bagi manajer mana pun, terutama manajer muda seperti Liam Rosenior, yang berusaha membuktikan dirinya sebagai salah satu yang terbaik di Eropa. Ini menjadi pertemuan pertama kali sepanjang hidup pelatih The Blues.Β  Kebetulan melawan City akan jadi pelajaran baginya, ia memang belum terlalu ahli seperti pelatih The Citizen tapi semangatnya kepada penggemar tak pernah padam.Β  "Saya harus menang, saya harus menang. Kami belum menang dalam empat pertandingan terakhir ", kata Rosenior, Sabtu (11/4/2026). Pertandingan besar bagi Rosenior untuk hampir memberikan pernyataan kepada klub-klub lain di divisi ini jadi tujuan tersendiri. Beberapa pendukung klub lain tampaknya tidak menganggapnya serius dan satu-satunya cara dia bisa mengubah itu adalah dengan menang. Apalagi JurnalisT merangkum rekor buruk Liam Rosenior yang tak diketahui publik. Mungkin rekor-rekor ini sepele baginya karena usianya baru seumuran Cristiano Ronaldo yaitu 41 tahun, dia masih belajar.Β 
Tabel Rekor Buruk Liam Rosenior Selama Memimpin Chelsea ( Catatan Laga ) Jumlah Menang Seri
19 Game ( 19x Pertandingan)Β  Menang 10x saja dengan 7x kekalahan musim ini Seri 2x
Dari tabel diatas hampir rata-rata Rosenior punya persentase menang hanya 33% jika melawan Guardiola yang punya jam tayang pertandingan diatas rata-rata. Penggemar juga tak mau tahu rekor buruk Liam Rosenior untuk klub kebanggaannya itu, ada yang berbicara di X: " pelatih muda seperti dia bisa apa? Melawan Manchester City harus bisa menang. Kita menunggu", cuit akun @ka$hy.

Apa Tanggapan Darinya?

Meskipun dirinya masih disebut "pelatih amatir" oleh sebagian penggemar, Liam Rosenior menanggapi komen negatif tentangnya. "Saat ini banyak sekali kebisingan di luar klub sepak bola ini, bukan dari dalam. Saya mengerti, ini adalah klub sepak bola yang besar. Ada realitas tentang posisi kita saat ini dan ada realitas tentang tujuan yang ingin kita capai. Realitasnya adalah kita tidak jauh dari sana. Kita tidak jauh dari mencapai tujuan yang kita inginkan."
Liam Rosenior konferensi pers jelang laga lawan Manchester City, Minggu (12/4/2026)
Liam Rosenior konferensi pers jelang laga lawan Manchester City, Minggu (12/4/2026)
Dia juga akan selalu ingat bahwa kemenangan terakhir The Blues atas City adalah di final Liga Champions di Porto pada Mei 2021.Β  Ini juga menjadi pertandingan yang benar-benar ia jelajahi dengan sebaik mungkin, pertanyaannya jika Chelsea terbantai dengan skor telak, apakah Liam Rosenior benar-benar belajar? Atau hanya omon-omon biasa?