Herry IP Didesak Cari Opsi Lain: Jangan Andalkan 1 Pemain Saja Ucap Razif Sidek "Nada Marah"!

SCORE.CO.ID - Sektor ganda putra Malaysia menghadirkan kekhawatiran jelang bergulirnya Thomas Cup 2026, kenapa? Kekuatan yang dimiliki dinilai belum cukup solid untuk menghadapi ketatnya persaingan turnamen beregu paling bergengsi tersebut. Perjalanan tim bulu tangkis putra Negeri Jiran menuju ajang yang akan berlangsung di Horsens, Denmark, pada 24 April hingga 3 Mei itu pun tidak berjalan mulus.Β  Fokus utama kini tertuju pada kondisi pasangan ganda putra kedua, Man Wei Chong/Kai Wun Tee, yang belum sepenuhnya ideal. Wei Chong masih dalam proses pemulihan cedera lutut yang membuat performanya belum optimal dalam beberapa turnamen terakhir.Β  Meski demikian, pemain peringkat keenam dunia itu menegaskan kesiapannya untuk tetap berkontribusi bagi tim. Herry IP pun didesak untuk tidak hNy mengandalkan satu pemain saja, tapi harus berpikir opsi lain.
Itulah yang diungkapkan oleh legenda bulu tangkis Malaysia, Razif Sidek.Β 
Ia menyarankan pelatih kepala ganda putra BAM, Herry Iman Pierngadi, agar menyiapkan opsi lain demi menjaga stabilitas tim. Menurut Razif, kondisi Wei Chong yang belum sepenuhnya prima berisiko jika dipaksakan tampil di turnamen dengan intensitas tinggi seperti Thomas Cup. Ia menegaskan pentingnya menurunkan pemain yang benar-benar fit. "Jika mereka (Man/Tee) tidak dapat tampil maksimal, kita harus mencari opsi lain," ucap Razif Sidek seperti dilansir dari laman NST, Senin (20/4/2026).
Razif Sidek saat di interview 2026
Razif Sidek saat di interview 2026
Sebagai alternatif, pasangan Goh Sze Fei/Nur Izzuddin dinilai bisa naik mengisi posisi ganda putra kedua.Β  Mereka diharapkan mampu berbagi peran dengan pasangan utama, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, terutama saat menghadapi lawan-lawan papan atas. Namun demikian, Razif juga mengakui masih ada keraguan terhadap konsistensi performa Goh/Izzuddin dalam beberapa turnamen terakhir.Β  Hal ini menjadi pekerjaan rumah bagi tim pelatih untuk memastikan komposisi terbaik sebelum turnamen dimulai. Ia menambahkan dengan nada kesal bahwa jika BAM hanya fokus pemain-pemain andalan di Piala Thomas itu sama saja jadi bumerang.Β  Ini bukan lagi soal siapa yang paling hebat di organisasi bulutangkis Malaysia itu, melainkan seberapa pintarnya BAM, Herry IP, dan jajaran direksi pelatih mencari opsi lain untuk menggantikan pemain A dengan pemain B atau melakukan rotasi demi kinerja lebih baik.Β