Rapor Arsenal di Etihad: Saliba Tangguh, Gabriel Kehilangan Momen

SCORE.CO.ID - Etihad Stadium kembali menjadi panggung drama besar dalam perburuan gelar Premier League. Arsenal datang membawa ambisi besar untuk mencuri poin penting. The Gunners pulang dengan kepala tertunduk setelah kalah 2-1 dari Manchester City. Rapor Arsenal di Etihad pun menjadi sorotan.

Rapor Arsenal di Etihad

Rapor Arsenal di Etihad menunjukkan ini bukan laga yang buruk untuk The Gunners. Namun di pertandingan besar seperti ini, detail kecil sering jadi penentu, dan City kembali membuktikan betapa efektifnya mereka saat peluang datang.

Saliba Jadi Tembok, Gabriel Kehilangan Fokus

Di bawah mistar, David Raya tampil dalam malam yang tidak mudah. Dua gol City memang sulit dicegah, tetapi distribusi bolanya dari belakang terlihat kurang nyaman.Β  Beberapa kali ia tampak ragu saat ditekan lini depan lawan, membuat build-up Arsenal tak selalu mulus. Nilainya pantas di angka 5. Di sektor pertahanan, Cristhian Mosquera tampil cukup rapi.Β  Meski sempat kerepotan menghadapi kecepatan lawan di sisi sayap, ia tetap disiplin menjaga posisinya dan tampil cukup solid sepanjang laga. Penampilan bek muda ini layak mendapat nilai 7. Sorotan terbesar tentu jatuh kepada William Saliba. Bek asal Prancis itu tampil tenang, lugas, dan beberapa kali menjadi penyelamat Arsenal di momen kritis.Β  Intersep penting dan penyelamatan di garis gawang membuatnya menjadi salah satu pemain terbaik Arsenal malam itu. Nilai 7 terasa sangat layak. Berbeda dengan Saliba, Gabriel Magalhaes menjalani laga yang lebih goyah. Ia tampil agresif, tetapi kehilangan duel penting saat Erling Haaland mencetak gol kemenangan. Selain itu, beberapa tekel kerasnya nyaris berujung masalah. Nilai 5 cukup menggambarkan performanya. Di lini tengah, Martin Zubimendi tampil rajin menjaga keseimbangan tim. Ia cukup efektif memutus aliran bola City dan membantu Arsenal tetap kompetitif.Β 

Havertz Tajam, Namun Madueke Tenggelam

Kai Havertz Penyerang Arsenal
Kai Havertz Penyerang Arsenal
Di lini serang, Kai Havertz menjadi titik terang Arsenal. Ia cerdik memanfaatkan kesalahan kiper lawan untuk mencetak gol penyama dan beberapa kali mengancam gawang City. Penampilannya layak diberi nilai 7. Eberechi Eze juga tampil hidup. Pergerakannya beberapa kali merepotkan pertahanan City, bahkan satu peluangnya hampir berbuah gol setelah bola membentur tiang. Ia menjadi salah satu pemain paling aktif di lini depan. Sebaliknya, Noni Madueke tampil kurang menggigit. Sulit menembus pertahanan lawan dan minim kontribusi nyata membuat penampilannya terasa tenggelam. Nilai 5 cukup merepresentasikan malam yang kurang ideal baginya. Pada akhirnya, Arsenal kalah tipis, tetapi performa beberapa pemain menunjukkan mereka masih sangat layak bersaing dalam perebutan gelar hingga akhir musim.