PSG Juara Ligue 1: 5 Gelar Beruntun Jadi Bukti Dominasi Les Parisiens

SCORE.CO.ID - Paris Saint-Germain kembali membuktikan bahwa mereka masih menjadi penguasa sepak bola Prancis. Di tengah tekanan jadwal padat dan rotasi pemain yang cukup besar, keberhasilan PSG juara Ligue 1 jadi bukti dominasi.

PSG Juara Ligue 1 Buktikan Dominasi

Kemenangan 2-0 atas Lens di Stade Bollaert-Delelis, Kamis dini hari WIB, menjadi penegas dominasi Les Parisiens yang belum juga runtuh. Hasil tersebut membuat PSG unggul sembilan poin di puncak klasemen dengan hanya satu pertandingan tersisa.Β  Situasi itu otomatis menutup peluang Lens untuk mengejar, sekaligus memastikan pasukan Luis Enrique kembali berpesta gelar liga.

Lima Gelar Beruntun Bikin PSG Makin Sulit Disentuh

Keberhasilan musim ini membuat PSG resmi meraih lima gelar Ligue 1 secara berturut-turut.Β  Catatan tersebut semakin mempertegas status mereka sebagai klub paling dominan di sepak bola Prancis dalam satu dekade terakhir. Secara keseluruhan, PSG kini sudah mengoleksi 14 trofi Ligue 1. Jumlah itu menjadikan mereka sebagai klub tersukses dalam sejarah kompetisi kasta tertinggi Prancis. Menariknya, 12 dari 14 gelar tersebut diraih sejak klub diambil alih Qatar Sports Investments.Β  Investasi besar yang digelontorkan selama bertahun-tahun benar-benar mengubah PSG menjadi mesin juara yang sulit dihentikan. Musim 2025/2026 bahkan berpotensi menjadi salah satu musim terbaik dalam sejarah klub.Β  Sebelum memastikan gelar liga, PSG sudah lebih dulu memenangkan Piala Super Eropa, Piala Super Prancis, dan Piala Interkontinental. Kini, ambisi terbesar mereka tertuju pada final Liga Champions melawan Arsenal di Budapest pada akhir Mei nanti.Β  Jika berhasil menang, PSG akan mencatat sejarah sebagai salah satu klub modern yang mampu mempertahankan trofi Liga Champions secara beruntun.

Tetap Garang Meski Banyak Rotasi Pemain

5 Gelar Juara Beruntun Milik PSG
5 Gelar Juara Beruntun Milik PSG
Luis Enrique menunjukkan kedalaman skuad PSG yang luar biasa pada laga kontra Lens.Β  Sejumlah pemain utama seperti Achraf Hakimi, Marquinhos, Vitinha, hingga Nuno Mendes tidak dimainkan sejak awal pertandingan. Meski begitu, permainan PSG tetap terlihat dominan dan terorganisir. Ousmane Dembele menjadi motor serangan yang merepotkan pertahanan Lens sepanjang laga. Gol pertama lahir setelah Dembele berhasil merebut bola dari Malang Sarr sebelum memberikan umpan matang kepada Kvaratskhelia yang langsung menuntaskannya menjadi gol. Lens sebenarnya sempat memberikan ancaman serius. Abdallah Sima hampir mencetak gol penyeimbang andaikan tendangannya tidak membentur mistar gawang.Β  Florian Thauvin juga sempat membobol gawang PSG, tetapi dianulir karena offside. Saat Lens sibuk mencari gol penyama kedudukan, PSG justru menghukum mereka lewat serangan balik cepat di masa tambahan waktu. Ibrahim Mbaye tampil sebagai penutup sempurna pesta PSG juara Ligue 1.