SCORE.CO.ID β Profil Popov bersaudara menjadi isu hangat yang menarik dibahas. Dunia bulutangkis kembali disorot berkat keluarga tersebut yang terus mencuri perhatian pecinta olahraga internasional.
Keluarga asal Prancis tersebut bahkan mulai disebut sebagai penerus dinasti bulutangkis legendaris dunia, dan banyak penggemar yang menyandingkannya dengan keluarga Mainaky dari Indonesia yang terkenal di dunia bulutangkis.
Lalu, siapa itu sosok Popov bersaudara yang kini ramai diperbincangkan di cabang olahraga tersebut?
Berawal dari Bulgaria, Berjuang di Prancis
Toma Junior Popov dan Christo Popov adalah dua sosok atlet yang akhir-akhir ini banyak diperbincangkan. Keduanya selalu tampil kompetitif dan jadi andalan Prancis di berbagai turnamen besar level internasional.
Kisah keluarga Popov dimulai ketika Toma Popov senior pindah ke Prancis dari Bulgaria. Keputusan besar itu diambil sekitar 17 tahun lalu demi masa depan keluarganya.
Sang ayah merupakan mantan pebulutangkis nasional Bulgaria dengan pengalaman cukup panjang di Eropa. Sementara ibunya, Tzvetonira, pernah bertugas sebagai wasit bulutangkis nasional di negaranya.
Mereka kemudian menetap di Fos-sur-Mer, wilayah selatan Prancis yang kini terkenal sebagai pusat latihan. Di tempat tersebut, Toma senior membangun akademi bulutangkis sekaligus melatih ketiga putranya.
Toma Junior Jadi Pembuka Jalan
Toma Junior Popov menjadi putra pertama keluarga tersebut yang mencuri perhatian publik. Pebulutangkis bertinggi 1,93 meter itu mulai bersinar sejak level junior Eropa.
Pada Kejuaraan Eropa Junior 2017, Toma Junior meraih tiga medali emas sekaligus untuk Prancis. Ia menang pada nomor tunggal putra, ganda putra, dan beregu campuran.
Prestasi itu membuat namanya mulai diperhitungkan dalam persaingan bulutangkis dunia level senior. Ia kemudian mengoleksi beberapa gelar BWF International Challenge sepanjang perjalanan karier profesionalnya.
Salah satu pencapaian penting datang ketika dirinya menjuarai SaarLorLux Open Super 100. Gelar tersebut membuatnya menjadi pemain Prancis pertama yang memenangkan turnamen BWF World Tour Super 100.
Sepanjang musim 2026, performa Toma Junior tetap stabil dalam berbagai turnamen level Eropa dan dunia. Ia juga beberapa kali membantu Prancis bersaing ketat pada ajang beregu internasional bergengsi.
Christo Popov Tak Kalah Bersinar
Jika Toma Junior membuka jalan, maka Christo Popov melanjutkan cerita besar keluarga tersebut. Adik kandungnya itu dikenal memiliki permainan agresif dengan kecepatan sangat baik di lapangan.
Christo mulai dikenal publik setelah meraih medali perak Kejuaraan Dunia Junior 2019. Saat itu, ia kalah dari Kunlavut Vitidsarn asal Thailand di final.
Namanya semakin melesat setelah menjadi juara tunggal putra Kejuaraan Eropa Junior 2020. Gelar itu sekaligus memperpanjang dominasi Prancis pada sektor junior Eropa beberapa tahun terakhir. Ia mengaku kehidupannya sejak kecil memang tidak pernah jauh dari dunia raket dan shuttlecock.
Pada musim 2026, Christo tampil semakin matang menghadapi lawan-lawan elite dunia level senior. Ia beberapa kali menembus fase akhir turnamen besar dan memperlihatkan peningkatan signifikan.
Popov Bersaudara Jadi Harapan Baru Prancis
Kehadiran Popov bersaudara membuat Prancis kini semakin diperhitungkan dalam peta bulutangkis dunia internasional. Mereka menjadi simbol kebangkitan bulutangkis Eropa di tengah dominasi negara-negara Asia.
Selain kemampuan individu, kekompakan keluarga juga menjadi kekuatan utama pasangan kakak beradik tersebut. Dukungan penuh dari ayah dan lingkungan latihan membuat perkembangan mereka terus meningkat setiap musim.
Dengan usia yang masih relatif muda, perjalanan Popov bersaudara diprediksi masih panjang. Banyak penggemar kini menantikan apakah mereka mampu membawa Prancis meraih gelar dunia berikutnya.***