Jejak Karier Eropa dan Sinyal untuk Indonesia
Jejak karier Laurin Ulrich VfB Stuttgart memang cukup mentereng. Dibina sejak 2016, kualitasnya sebagai playmaker modern membuatnya dipanggil ke berbagai jenjang tim nasional junior Jerman. Ulrich pernah menjabat kapten Timnas Jerman U-17, mencatatkan 5 penampilan dan 1 gol bersama tim U-19, dan kini menjadi bagian dari skuad U-20. Pengalaman ini menegaskan level kompetitif yang dimilikinya. Meskipun baru mencicipi lima menit debut di kasta tertinggi Liga Jerman melawan Bayer Leverkusen, tempaan di sistem sepak bola Jerman adalah modal yang tak ternilai.
Baca Juga: Rencana Timnas Indonesia ke Yordania November Nanti: PSSI Beri Respons soal FIFA Matchday
Menariknya, saat ditanya mengenai peluang membela Timnas Indonesia dalam sebuah wawancara, Ulrich memberikan jawaban diplomatis yang menyiratkan sebuah harapan.
βNever say never,β ucapnya singkat, yang dapat diartikan sebagai 'jangan pernah berkata tidak pernah'.Pernyataan ini jelas menjadi lampu hijau bagi PSSI. Meski sang pemain fokus pada kariernya di Eropa, pintu untuk memperkuat tanah kelahiran leluhurnya tidak tertutup rapat. Ulrich tidak menolak secara gamblang, sebuah sinyal positif yang jarang ditunjukkan pemain diaspora dengan level sepertinya.
Target Utama John Herdman untuk 2026
Di bawah komando John Herdman, proyek naturalisasi Timnas Indonesia 2026 tampak semakin serius. Ulrich disebut-sebut masuk dalam daftar enam pemain diaspora incaran sang pelatih, bersama talenta lain dari Belanda, Australia, dan Amerika Serikat. Kehadiran Ulrich diharapkan mampu menambah kreativitas dan visi bermain di lini tengah Skuad Garuda. Dengan tinggi 180 cm dan kaki kanan dominan, Ulrich memiliki atribut fisik dan teknis yang ideal sebagai gelandang serang. Kemampuannya mendikte tempo permainan dan memberikan umpan terobosan akan menjadi senjata baru yang mematikan bagi Timnas.