Prestasi Chelsea Terjun Bebas: 6 Kekalahan Beruntun Membuat Mimpi Eropa Kian Pudar

SCORE.CO.ID - Ada masa ketika nama Chelsea selalu identik dengan ancaman serius di papan atas. Tapi musim ini terasa seperti cerita yang berjalan mundur. Alih-alih bersaing di jalur juara, Chelsea justru terjebak dalam pusaran hasil buruk yang seolah tak ada ujungnya. Prestasi Chelsea terjun bebas ini membuat mimpi meraih gelar di Eropa kian jauh. Dan yang terbaru, kekalahan di kandang sendiri semakin mempertegas bahwa krisis ini bukan sekadar fase singkat.

Rentetan Kekalahan Menunjukkan Prestasi Chelsea Terjun Bebas

Kekalahan 1-3 dari Nottingham Forest di Stamford Bridge menjadi pukulan telak berikutnya. Hasil ini menandai enam kekalahan beruntun Chelsea di Premier League, menjadi sebuah catatan yang jelas jauh dari standar klub sebesar mereka. Dalam laga tersebut, Nottingham Forest tampil lebih efektif dan percaya diri. Taiwo Awoniyi menjadi sosok paling menonjol dengan dua gol penting yang membongkar pertahanan tuan rumah.Β  Satu gol tambahan dari titik penalti oleh Igor Jesus semakin mempertegas dominasi tim tamu. Sementara itu, Chelsea hanya mampu membalas lewat Joao Pedro.Β  Itu pun tak cukup untuk mengubah arah pertandingan. Secara keseluruhan, performa The Blues terlihat jauh dari solid, baik dalam bertahan maupun saat mencoba membangun serangan. Jika ditarik ke belakang, prestasi Chelsea terjun bebas ini sebenarnya sudah terlihat sejak awal Maret. Kemenangan terakhir mereka terjadi saat menghadapi Aston Villa.Β  Setelah itu, satu per satu kekalahan datang, mulai dari Newcastle hingga Brighton, sebelum akhirnya dipermalukan Nottingham Forest.

Posisi Klasemen Kian Tertekan

Joao Pedro Pemain Andalan Chelsea
Joao Pedro Pemain Andalan Chelsea
Dampak dari hasil buruk ini langsung terasa di klasemen. Chelsea kini tertahan di peringkat sembilan dengan perolehan poin yang sulit bersaing dengan tim-tim di atasnya.Β  Jarak menuju zona kompetisi Eropa pun semakin melebar. Situasi ini jelas bukan kabar baik bagi klub yang terbiasa tampil di level tertinggi. Dengan sisa pertandingan yang semakin sedikit, peluang untuk mengejar ketertinggalan menjadi semakin tipis. Masalah utama Chelsea musim ini tampak pada inkonsistensi. Mereka kesulitan menjaga performa dari satu pertandingan ke pertandingan lain. Kadang terlihat menjanjikan, tapi tak lama kemudian kembali terpuruk. Jika tidak segera ada perubahan signifikan, musim ini bisa berakhir tanpa pencapaian berarti. Tekanan pun kini semakin besar, baik bagi pemain maupun staf pelatih. Chelsea berada di persimpangan jalan. Bangkit di sisa musim atau tenggelam lebih dalam. Jika ingin kembali menjadi tim yang disegani, perubahan tidak bisa lagi ditunda.