Prediksi Waleed Al-Farraj Akhirnya Jadi Kenyataan: Petinggi Sepakbola Saudi Langsung Panik!

SCORE.CO.ID - Kontestasi pemilihan Federasi Sepakbola Arab Saudi mendadak menjadi sorotan setelah sejumlah kandidat gugur dalam proses verifikasi. Prediksi Waleed Al-Farraj pun kembali ramai diperbincangkan karena pernyataannya beberapa hari sebelumnya dianggap memiliki keterkaitan dengan perkembangan terbaru.

Pemilihan Ketua Federasi Sepakbola Arab Saudi

Waleed Al-Farraj sebelumnya menilai mayoritas nama yang masuk bursa belum memiliki kompetensi memadai untuk memimpin federasi.Β  Menurutnya, banyaknya daftar kandidat tidak otomatis mencerminkan persaingan ketat untuk memperebutkan kursi presiden. Pernyataan tersebut kemudian memicu perdebatan di kalangan pengamat sepak bola Arab Saudi. Sebagian pihak menilai pandangan Al-Farraj terlalu tajam karena proses pemilihan masih berlangsung. Namun, situasi berubah setelah komite pemilihan dewan direksi Federasi Sepakbola Arab Saudi mengumumkan hasil pemeriksaan daftar kandidat.Β  Hasil verifikasi tersebut justru menunjukkan mayoritas daftar tidak dapat melanjutkan proses pencalonan. Awalnya, terdapat tujuh daftar yang mengajukan pencalonan selama periode pendaftaran. Satu daftar kemudian memilih mengundurkan diri sebelum proses pemeriksaan berlangsung. Dengan demikian, tersisa enam daftar yang menjalani tahapan verifikasi. Komite kemudian mengumumkan bahwa daftar Badr bin Sulaiman Al-Rzaiza menjadi satu-satunya yang memenuhi seluruh persyaratan pencalonan.

Prediksi Waleed Al-Farraj Kembali Jadi Perbincangan

Waleed Al-Farraj Tokoh Media Arab Saudi
Waleed Al-Farraj Tokoh Media Arab Saudi
Perubahan drastis tersebut membuat pernyataan Al-Farraj kembali menjadi bahan diskusi. Bursa yang sebelumnya terlihat memiliki banyak peserta kini praktis mengerucut kepada satu kandidat yang lolos persyaratan. Kondisi tersebut dinilai sejalan dengan pandangan Al-Farraj mengenai minimnya kandidat yang benar-benar memiliki kapasitas untuk memimpin federasi.Β  Meski demikian, pernyataannya sebelumnya tidak secara spesifik menyebut bahwa mayoritas daftar akan tersingkir dalam proses verifikasi. Perkembangan ini juga terjadi ketika sepak bola Arab Saudi memasuki periode transisi penting. Yasser Al-Misehal sebelumnya meninggalkan jabatan presiden Federasi Sepakbola Arab Saudi setelah mengundurkan diri. Keputusan tersebut diambil setelah timnas Arab Saudi tersingkir dari Piala Dunia 2026. Federasi kini membutuhkan sosok baru untuk menangani berbagai agenda penting dalam beberapa tahun mendatang. Munculnya satu kandidat yang lolos verifikasi membuat proses pemilihan semakin menarik untuk disimak.Β  Publik kini menunggu apakah tahapan berikutnya akan mengubah peta pencalonan atau justru mengukuhkan Al-Rzaiza sebagai kandidat tunggal. Perkembangan tersebut sekaligus memunculkan pertanyaan besar mengenai akurasi pembacaan Al-Farraj terhadap situasi pemilihan. Apakah ia memang mampu melihat persoalan sejak awal, atau hanya sebuah kebetulan? Saut hal yang jelas, prediksi Waleed Al-Farraj kini menjadi salah satu topik paling kontroversial dalam pemilihan Federasi Sepakbola Arab Saudi.