Prediksi Perempat Final Piala Dunia 2026: JurnalisT Sebut 4 Tim Neraka Ini Lolos Semifinal

Prediksi Perempat Final Piala Dunia 2026 Kami Analisis Sekarang 

SCORE.CO.ID - Peta delapan besar yang begitu kompleks, dengan tim debutan seperti Norwegia juga berhasil bersaing di babak ini. Tapi jangan lupa tujuh tim seperti: Argentina, Swiss, Inggris, Belgia, Spanyol dan Maroko adalah mereka yang sudah berpengalaman di babak perempatfinal Piala Dunia setiap edisi. Dengan 48 tim yang lebih banyak, Amerika Serikat dibilang sukses menjadi tuan rumah dengan menghadirkan pertandingan berkualitas yang ditenagai teknologi AI untuk membuat laga semakin kompetitif. Kini hanya juara dunia bertahan Argentina ditambah Belgia , Inggris , Prancis , Maroko , Norwegia , Spanyol , dan Swiss yang tersisa untuk bermimpi memenangkan final di New Jersey pada 19 Juli mendatang. Tapi bagaimana kita bisa sampai di sini? Siapa saja tim yang paling menonjol? Dan momen-momen apa yang tak akan pernah kita lupakan? JurnalisT akan menganalisis singkatnya:

Laga Prancis vs Maroko

Mbappé (tujuh gol, dua assist) mengungguli Dembélé (empat gol, dua assist) dan Olise (lima assist) di Piala Dunia 2026. Maroko perlu waspada dengan Prancis. Mereka punya pemain bintang yang cepat dalam mencetak gol. Perjalanan Prancis hingga tahap ini relatif tanpa hambatan. Mereka memenangkan kelima pertandingan, mencetak 14 gol dan mengalahkan tim-tim lain dengan kehebatan serangan trio Kylian Mbappé , Ousmane Dembélé , dan Michael Olise. Sementara Maroko sangat baik mengelola lini pertahanan sejauh ini. Datang dengan menyingkirkan Belanda. Bintang sejauh ini: Ismael Saibari tampil gemilang di babak penyisihan grup, mencetak tiga gol, dan Brahim Díaz serta Azzedine Ounahi juga menunjukkan performa terbaik mereka. Pemenang: Tentu saja Prancis.

Spanyol vs Belgia: Laga Tensi Tinggi

Spanyol mendapati clean-sheet dalam 6 laga berturut-turut di Piala Dunia, termasuk menang tipis 1-0 atas Portugal. Untuk menemukan ritme permainan, Merino dan Rodri jadi pertahanan terbaik di turnamen ini telah menjaga agar pertandingan berjalan tanpa drama; tim asuhan Luis de la Fuente belum kebobolan satu gol pun. Sementara Belgia, datang ke babak ini dengan sumringah. Merekapun bekerja keras disini, untuk mengalahkan Spanyol, Anda harus mengganggu ritme permainan mereka dan membuat mereka tidak nyaman. Apakah Belgia mampu mengganggu lawan yang begitu tenang dan terkendali? 

Argentina vs Swiss: Tak Boleh Anggap Remeh

Meski La Albiceleste jadi yang paling diunggulkan di laga melawan Swiss. Mereka tidak boleh anggap remeh. Ingat mereka hampir kalah dengan Mesir. Mungkin semua orang kini menyebutnya "Argentina Anak Papah FIFA ", karena melawan Mesir mereka benar-benar dibantu wasit.
Lawakan meme Presiden FIFA yang membela mati-matian Argentina dengan menyogok wasit demi Lionel Messi
Lawakan meme Presiden FIFA yang membela mati-matian Argentina dengan menyogok wasit demi Lionel Messi
Aljazair dikalahkan 2-0 tanpa kesulitan di babak 32 besar sebelum pertandingan tegang tanpa gol dengan Kolombia berlanjut hingga adu penalti. Swiss juga percaya diri karena memiliki kiper terbaik mereka yaitu Gregor Kobel yang telah memberikan penampilan luar biasa di momen-momen penting dalam turnamen.  Ia bermain bagus melawan Kanada dan kemudian menjadi bintang melawan Kolombia, melakukan tiga penyelamatan dalam pertandingan tersebut dan kemudian menghasilkan penyelamatan menakjubkan dalam adu penalti dari Hernández.

Terakhir, Inggris vs Norwegia 

Norwegia disebut paling beruntung karena lolos babak perempat final dimana mereka memiliki Haaland di depan. Haaland telah mencetak gol di setiap empat penampilannya: dua kali melawan Irak, dua kali melawan Senegal, gol penentu kemenangan di menit-menit akhir melawan Pantai Gading, dan dua gol luar biasa yang memastikan kemenangan melawan Brasil.  Tujuh gol di Piala Dunia pertamanya untuk negara di luar jajaran elit adalah pencapaian yang luar biasa. Tapi dia sedang melawan Inggris, negara yang menjuarai turnamen sebanyak 1 kali yaitu pada tahun 1966. Harry Kane sebagai kapten juga cerdik dalam membuat peluang. Norwegia harus sadar itu. Kekuatan Inggris di Piala Dunia ini terletak pada serangan; mereka telah mencetak 11 gol dalam lima pertandingan, dengan Kane dan Bellingham tampil sangat gemilang.  Namun, pertahanan mereka jauh kurang meyakinkan, dengan performa buruk di lini pertahanan dan rotasi pemain di posisi bek kanan. Hal yang sama juga berlaku untuk Norwegia, yang telah mencetak 12 gol tetapi kebobolan sembilan gol,