Dari tabel diatas, secara keseluruhan, Portugal sering tampil baik di babak penyisihan grup Piala Dunia, tetapi kesulitan untuk mempertahankan momentum tersebut hingga babak akhir turnamen.
Ronaldo Lebih Besar dari Eusebio Tapi Tak Akan Bisa Bawa Portugal Juara
Sangat sulit meskipun 2026 mereka datang membawa skuad hebat seperti: Vitinha, Nuno Mendes, Rafael Leao, bahkan bek papan atas seperti Ruben Dias, Joao Cancelo, Diego Dalot hingga beberapa pemain hebat lainnya.Bahkan nama Cristiano Ronaldo lebih besar dari Eusebio tapi sangat sulit dikatakan bahwa Portugal dapat menjuarai Piala Dunia.
Sejarah Kelam
Di pentas Piala Dunia dimana tim yang berhasil menjuarai turnamen maka turnamen berikutnya bisa menjuarainya lagi. Tapi disinilah pendahulu Portugal belum pernah merasakan itu.
Selalu Apes
Sepak bola adalah permainan yang penuh dengan detail kecil dan keberuntungan. Tapi Portugal pernah tersingkir melalui adu penalti, keputusan wasit yang kontroversial, atau kesalahan pertahanan tunggal seperti Pepe yang blunder lawan Maroko pada 2022 lalu.Misalnya, pencapaian terbaik mereka adalah peringkat ketiga pada tahun 1966 dan keempat pada tahun 2006, dan pada tahun 2022, mereka secara tak terduga tersingkir di perempat final oleh Maroko yang bermain bertahan dengan kokoh.
Terakhir: Kalah Saing
Dominasi Era: Generasi emas Portugal sering mencapai puncak kejayaannya pada saat negara-negara adidaya sepak bola lainnya (seperti Brasil, Jerman, Prancis, atau Argentina) yang sangat dominan, memiliki kedalaman skuad yang luar biasa, dan sulit dikalahkan bahkan kita sebut "kalah saing".Begitulah alasan khusus bahwa Portugal akan selamanya seperti itu. Dan sangat sulit menjuarai Piala Dunia.