Bikin Terharu - 3 Pesepakbola Gay Tapi Didukung Pemerintah, Siapa Saja?
Β· SCORE.CO.ID Sunny S.Kom.
SCORE.CO.ID - Tak ada angin, tak ada hujan. Daftar pesepakbola gay semakin marak dan tidak malu lagi muncul ke publik. Memang di Indonesia LGBT sangat sensitif, tapi kita membahas mengapa pemerintah di luar negeri sangat setuju dengan kehadiran mereka.
Ferran Torres dan Marcos LlorenteΒ
Setelah meraih gelar Piala Dunia tahun ini.Β Liburan musim panas Ferran Torres dan Marcos Llorente di Ibiza menjadi sorotan viral.Foto kebersamaan mereka yang dinilai sangat mesra oleh warganet.Berbagai dokumentasi yang beredar memperlihatkan kedua bintang timnas Spanyol ini bertelanjang dada, berpelukan erat sambil tertawa, hingga momen Llorente mengecup pipi Torres di tepi pantai.Β Keciduk, Potret Kebersamaan Ferran Torres dan Marcos LlorenteMeskipun keduanya sudah punya anak dan menikah. Tapi hubungan romantis keduanya berani go public.Dan sampai sekarang pemerintah Spanyol seolah mendukung hubungan LGBT di negaranya. Bahkan tidak ada kecaman dari kerajaan mereka.
Thomas Hitzlsperger
Mantan legenda terkenal Timnas Jerman, Thomas Hitzlsperger juga berani mengaku dirinya seorang gay ke publik.Pemain sayap kiri dan gelandang tengah selama kariernya dan mewakili Jerman di Piala Dunia 2006.Β Hitzlsperger mengejutkan para penggemar ketika pensiun pada tahun 2013 di usia 31 tahun, dengan alasan medis dan terkait perjalanan.Β Kejutan yang lebih besar datang ketika ia secara terbuka mengakui dirinya sebagai gay setahun kemudian pada tahun 2014.Dan saat itu pemerintah Kota Berlin setuju dan tidak mempermasalahkan bahwa ada pesepakbola yang mengaku dirinya sebagai homoseksual.
Josh Cavallo
Bermain di Piala Dunia 2022 lalu. Josh Cavallo tidak malu mengaku bahwa dirinya gay.Β Pemain profesional asal Australia ini bukan hanya satu-satunya pemain gay yang secara terbuka bermain di Piala Dunia 2022.Tetapi ia juga dinobatkan sebagai Atlet Terbaik Tahun 2022 versi GQ. Ia juga menerima penghargaan "Pria Terbaik Tahun Ini" dari Majalah Attitude pada tahun 2021.Ia terus menjadi aktivis LGBTQ yang vokal dalam olahraga ini, mengadvokasi penerimaan yang lebih besar terhadap pemain sepak bola gay di Australia.