Masih Dendam Kesumat! Antonio Conte Ingat Keburukan Diego Costa: Bongkar 1 Hal Ini ke Media

SCORE.CO.ID - Kedua pemain dan pelatih masih sama-sama menyimpan dendam, Diego Costa membongkar ke media Inggris terutama Fox Media dimana ia melihat gaya kepelatihan Antonio Conte selalu buruk di matanya, sedangkan Conte melihat bahwa eks pemain Chelsea ini sebagai "pemain bodoh".

Awal Mula Diego Costa Terkait Gaya Kepelatihan Antonio Conte

Awal mula perseteruan antara Conte dan mantan bintang Chelsea sekaligus Atletico Madrid ini dimulai ketika Diego Costa cuap-cuap ke media. Diego Costa memberikan kritik keras atas gaya kepelatihan Antonio Conte: "Dia adalah orang yang tidak percaya pada orang lain. Dia merasa dirinya tahu segalanya", katanya. Saat dia mengingat ketika Conte melatih di Chelsea banyak pemain yang tak menyukai dirinya, Costa menyadari hal itu bahwa dia bukan pelatih bijaksana. "Kamu pasti tidak akan menikmati latihan bersamanya; dia selalu marah, selalu memasang muka kusut, dia tak bijaksana", terangnya. "Para pemain ingin saya kembali waktu itu, tidak ada pemain yang menyukainya, dan itulah sebabnya dia tidak bertahan lama", tutup keterangannya. Diego Costa yang berstatus tanpa klub merasa bahwa ia yakin tak ada klub lain yang menggunakan jasanya sebagai pelatih.Β  Mantan pemain internasional Spanyol kelahiran Brasil itu tidak memberikan kesan yang baik ketika membahas masa bermainnya di bawah asuhan Conte.Β  Ia selalu mengingat keburukan pelatih berusia 56 tahun itu terutama ketika dirinya tak sesuai ketika menjadi anak asuhnya.Β 

Sementara, Antonio Conte Membalas Cuitan Costa

Conte, saat berbicara dalam konferensi pers pra-pertandingan menjelang laga Liga Champions Napoli melawan Chelsea, ditanyai tentang tanggapannya terhadap pernyataan Costa.Β  Dia berkata: β€œJujur saja, saya tidak membuang energi untuk membaca atau mengikuti apa pun yang dikatakan di surat kabar. Dalam sepak bola, ada orang pintar dan orang bodoh, jadi saya tidak akan membuang waktu saya untuk membaca apa yang mereka katakan.”  Sebagai penutup keterangan, Conte menambahkan bahwa saat itu penyerang asal Brasil pernah merumput bersama selama 1 musim, dan ia memenangkan beberapa pertandingan bersamanya. Tapi justru menjelekkan namanya di belakangnya. β€œCosta bersama saya selama satu musim. Saya bisa bicara soal sepak bola: Kami memenangkan liga dan kemudian dia mencoba pergi tiga kali dalam musim yang sama. Setelah itu, saya tidak tahu apa yang terjadi, tapi ia terus menjelekkan nama saya, tidak masuk akal", tutup keterangan Antonio Conte, Rabu (28/1/2026).