Perebutan Bek Man City: Adu Gengsi Milan Dapatkan Nathan Ake

SCORE.CO.ID - Bursa transfer belum resmi dibuka, tapi aroma persaingan sudah mulai terasa dan kali ini datang dari Italia. Dua raksasa Serie A, Inter Milan dan AC Milan, dikabarkan siap saling sikut dalam perebutan bek Man City, Nathan Ake. Situasinya makin menarik karena posisi Ake di skuad The Citizens mulai goyah.

Performa Nathan Ake

Sejak didatangkan dari Bournemouth pada tahun 2020 dengan nilai transfer sekitar 41 juta Euro, Ake memang jadi bagian penting dalam era kejayaan tim asuhan Pep Guardiola. Ia dikenal sebagai bek serba bisa yang bisa bermain di tengah maupun di sisi kiri pertahanan.Β  Total, sudah 170 penampilan ia catatkan di semua kompetisi bersama City. Namun, musim 2025/2026 jadi cerita yang berbeda. Waktu bermain Ake menurun cukup drastis. Di Premier League, ia hanya enam kali turun sebagai starter.Β  Selebihnya, ia lebih sering menghuni bangku cadangan atau masuk sebagai pemain pengganti, baik di liga domestik maupun Liga Champions. Kombinasi cedera dan persaingan ketat di lini belakang membuat posisinya mulai terpinggirkan.

Perebutan Bek Man City

Nathan Ake Bek Manchester City
Nathan Ake Bek Manchester City
Dengan kontrak yang masih berlaku hingga 2027, City sebenarnya tidak dalam posisi terdesak untuk menjual. Tapi, jika sang pemain ingin mencari tantangan baru demi mendapatkan menit bermain lebih banyak, pintu keluar tampaknya tidak akan ditutup rapat. Dalam perebutan bek Man City, di sinilah peran klub-klub Italia mulai mencuri perhatian. Inter dan AC Milan disebut-sebut sama-sama serius memantau situasi Ake. Keduanya bahkan siap bergerak cepat saat jendela transfer musim panas dibuka.Β  Menariknya, kedua tim ini sedang berada di papan atas Serie A, dengan Inter unggul cukup jauh dari Milan dalam perburuan gelar. Tak hanya bersaing di klasemen, keduanya juga punya lini pertahanan yang solid.Β  AC Milan, misalnya, mencatat jumlah kebobolan yang sangat rendah musim ini. Meski begitu, kebutuhan akan pemain berpengalaman seperti Ake tetap dianggap penting untuk memperkuat kedalaman skuad, terutama menghadapi jadwal padat dan kompetisi Eropa. Dari sisi Ake, ini bisa jadi momen krusial dalam kariernya. Di usia 31 tahun, ia mungkin ingin mengambil peran lebih besar, bukan sekadar pelapis.Β  Selama berkarier di Inggris sejak debutnya di Premier League musim 2012/2013, ia memang belum sepenuhnya menjadi sosok utama dalam jangka panjang. Pindah ke Serie A bisa jadi opsi menarik, kompetisi yang lebih taktis dan peluang tampil reguler di tim besar. Tapi, bukan tidak mungkin klub-klub Premier League juga ikut masuk dalam perburuan jika City resmi membuka harga.