Pemain Man City Disoraki Penggemar Leeds: Kena Semprot Guardiola karena Tak Peka
Β· SCORE.CO.ID Sunny S.Kom
SCORE.CO.ID - Pep Guardiola memberi teguran keras setelah pemain Man City disoraki pendukung Leeds United. Pasalnya, para pemain Manchester City yang beragama Islam menyempatkan berbuka puasa selama pertandingan liga premier yang digelar pada hari Sabtu.Β Pelatih Manchester City mengingatkan agar pendukung lawan lebih memberikan toleransi dan menghormati agama lain sebagai bagian dari hidup di dunia modern.
Pemain Man City Disoraki Penggemar Leeds United
Permasalahan pemain Man City disoraki oleh pendukung Lite United bermula pada pemberitahuan di layar besar bahwa pertandingan ditunda.Β Penundaan pertandingan liga premier tersebut untuk memberi kesempatan untuk Rayan Cherki, Rayan Ait, dan Omar untuk minum saat matahari telah terbenam di Elland Road.Bukannya suasana menjadi tenang, namun sejumlah pendukung Leeds United menyerukan ketidakpuasan mereka atas penundaan pertandingan.Β Para pemain telah diizinkan untuk berbuka puasa dalam pertandingan Premier League Sesuai dengan kesepakatan yang telah dibuat pada 2021 lalu.Permasalahan ini sempat menarik kelompok anti diskriminasi bernama Kick it Out. Mereka menanggapi dan menyebut sorakan penonton sebagai sesuatu yang mengecewakan.Pasalnya menunda pertandingan untuk memungkinkan pemain muslim berbuka puasa selama menjalani Ramadhan merupakan protokol yang telah disepakati selama bertahun-tahun.Kesepakatan tersebut merupakan bagian penting dalam upaya membuat pertandingan lebih ramah untuk pemain minoritas terutama komunitas muslim.Namun terlihat dari reaksi yang ditunjukkan para pendukung Leeds United. Hal ini menandakan sepak bola ternyata masih memiliki jalan panjang terutama dalam hal mendidik dan menerima perbedaan terutama menghormati umat beragama.
Peringatan Keras Pep Guardiola
Rayan Cherki Pemain Man CityPelatih Pep Guardiola menegaskan kembali pentingnya menjunjung tinggi nilai toleransi di tengah dinamika sepak bola modern. Hal ini disampaikan dalam Konferensi pers.Β Sang juru taktik dari Manchester City tersebut menyoroti situasi saat ini dan menekankan bahwa rasa hormat terhadap agama serta keberagaman merupakan hal mendasar.Penghormatan ini harus dipegang oleh seluruh pihak. Ia menjelaskan bahwa pihak dari Premier League telah memberikan kelonggaran selama Ramadan berlangsung yakni jeda satu atau dua menit.Waktu tersebut dimanfaatkan untukΒ memberi kesempatan para pemain yang berpuasa agar bisa berbuka. Kebijakan tersebut merupakan bentuk penghormatan yang wajar dalam organisasi besar, salah satunya sepak bola.Guardiola menyebutkan bahwa timnya hanya memberikan tambahan vitamin untuk ketiga pemain yang beragama Islam karena mereka tidak makan sepanjang hari.Ia mempertanyakan mengapa hal tersebut dipermasalahkan. Pasalnya para pemain sudah memahami konsekuensi dan tetap menjalankan tugasnya di lapangan dengan maksimal.