Pemain Genk Keturunan Indonesia: Striker Belgia Berdarah Jogja Masuk Radar Timnas

SCORE.CO.ID - Nama Robin Mirisola kini mencuat dan menjadi perbincangan hangat di kalangan pecinta sepak bola nasional. Pemain genk keturunan Indonesia tersebut disebut-sebut memiliki peluang memperkuat Timnas Indonesia di masa depan.Β  Isu ini muncul setelah diketahui bahwa Mirisola memiliki darah Indonesia dari sang ibu yang berasal dari Yogyakarta, sebuah fakta yang langsung menarik perhatian publik Tanah Air.

Pemain Genk Keturunan Indonesia Siap Perkuat Timnas

Di tengah upaya regenerasi skuad Garuda, kehadiran pemain muda yang menimba pengalaman di Eropa dianggap sebagai aset berharga.Β  Apalagi Mirisola masih berusia 19 tahun dan berkembang di lingkungan kompetitif sepak bola Belgia, yang dikenal sebagai salah satu lumbung talenta muda Eropa. Genk sendiri menunjukkan keyakinan besar terhadap potensi Mirisola. Klub papan atas Belgia itu mengikatnya dengan kontrak jangka panjang hingga 30 Juni 2030.Β  Keputusan tersebut menjadi sinyal bahwa manajemen melihat sang striker sebagai bagian penting dari rencana jangka panjang klub.Β  Tidak mengherankan jika perkembangan Mirisola terus dipantau, baik oleh publik Belgia maupun pengamat sepak bola Indonesia.

Perjalanan Karir Robin Mirisola

Robin Mirisola, Pemain KRC Genk
Robin Mirisola, Pemain KRC Genk
Pada musim 2025/2026, Mirisola mulai merasakan persaingan di level tertinggi. Ia mendapat kesempatan tampil bersama tim utama Genk dengan catatan 12 penampilan di Liga Belgia.Β  Dari jumlah laga tersebut, ia menyumbangkan satu gol dan satu assist.Β  Selain kompetisi domestik, Mirisola juga mencicipi atmosfer Eropa dengan tampil dua kali di ajang UEFA Europa League, meski total menit bermainnya masih terbatas. Sebelum promosi ke tim senior, Mirisola lebih dulu membuktikan kapasitasnya bersama Jong Genk. Pada musim 2024/2025, pemain Genk keturunan Indonesia tersebut mencatat enam gol dan tiga assist dari 16 pertandingan.Β  Sementara pada musim sebelumnya, ia membukukan empat gol dan dua assist dari 23 laga. Secara keseluruhan, performanya di level tim muda cukup konsisten dengan total 48 penampilan, 11 gol, dan lima assist. Statistik tersebut menjadi fondasi kuat yang membawanya ke skuad utama. Dari sisi gaya bermain, Mirisola dikenal sebagai penyerang modern dengan karakter defensive forward. Ia aktif melakukan pressing tinggi, tidak ragu turun membantu pertahanan, serta terlibat dalam proses build-up serangan.Β  Mobilitasnya yang tinggi membuatnya fleksibel dalam skema permainan, meskipun kini ia lebih sering difokuskan sebagai penyerang tengah. Pengalaman internasional Mirisola juga terbilang lengkap. Ia pernah memperkuat tim nasional Belgia kelompok usia U-16 hingga U-19, termasuk mencatat empat penampilan bersama tim U-19.Β  Hingga Februari 2026, belum ada pernyataan resmi terkait proses naturalisasi atau komunikasi formal antara Mirisola dan pihak Indonesia.Β