Harga Diri Hancur di Tanah Sendiri, PBSI Jadi Dalang 0 Gelar di Indonesia Open 2026
Β· SCORE.CO.ID Sunny S.Kom.
SCORE.CO.ID - Babak final Indonesia Open 2026 sudah berlangsung sejak Minggu (7/6/2026) dan kita sudah tahu siapa-siapa saja atlet yang berhasil menjuarai turnamen super 1000 ini.Yang paling membuat kesal tuan rumah Indonesia zonk gelar lagi, Januari 2026 di turnamen super 500 Indonesia Masters 0 gelar di partai final ganda putra yang sama, lalu kali ini di Indonesia Open 2026 juga 0 gelar lagi.
Yang Perlu Ditanyakan, Ada Apa Dengan PBSI?
PBSI sudah merombak habis-habisan ganda putra seperti Rian yang semula dengan Fajar sekarang berpasangan dengan Rahmat. Fajar di duetkan dengan Fikri, lalu Daniel Martin dengan Leo. Bahkan posisi ganda putri juga sudah dirombak seperti dulu Ana/Tiwi sekarang Ana/Melisa, Tiwi berpasangan dengan Fadia.Β Seperti perombakan itu tidak ada arti sama sekali. PBSI hanya bisa memberikan gelar untuk BL Lovers termasuk JurnalisT yaitu:
Hanya mampu bersaing di turnamen super 300 dan 500 yaitu Thailand Masters, Singapur Open.
Keok jika turnamen super 1000. All England 2026 0 gelar, Thomas Cup 2026 juga 0 gelar.
Hanya 1 kata yang kami dengar "EVAKUASI", eh maksudnya "EVALUASI". Padahal jelas salah PBSI disini adalah pembinaan mental atlet yang kerap kali down jika terkejar poin atau bahkan tertinggal. Berbeda dengan An Se Young.Penguatan psikolog juga perlu dilakukan PBSI untuk mematangkan mental para atlet badminton Indonesia. Masalah inkonsistensi juga menjadi alasan mengapa Indonesia selalu 0 gelar di turnamen kelas atas.Taufik Hidayat cs selama mengurus PBSI dianggap omon-omon, hasil selalu nihil juara super 1000 hingga Juni 2026
Terakhir, Apa Harapan BL Lovers?
Bayangkan jadi BL Lovers, datang ke Arena Bulutangkis dengan harapan agar melihat atlet badminton bisa menjuarai turnamen.Tapi nyatanya hanya disajikan zonk dan 0 gelar dari atlet badminton yang diharapkan.Bertebaran di sosial media komentar yang menyakitkan. Tapi ini bukan kritik tajam melainkan motivasi untuk perubahan."Harusnya pakai sisten keras dan tegas,bagi pengurus pbsi pelatih dan atlet jangan dikasih gaji kecuali yang berhasil juara turnamen", tulis akun Facebook @SungaiGagak.Di Instagram juga sama beberapa BL Lovers kecewa: "Sampai kapan? Seharusnya PBSI malu. Mau sampai kapan juara IO lagi terakhir di tangan Kevin/Gideon", tulis akun lain @ethoemy.