Gawat! 5 Negara yang Boikot Piala Dunia 2026 Semakin Panas: Sampai Ciptakan Kerusuhan

SCORE.CO.ID - Ancaman pada Agenda Internasional, kali ini muncul dari kekhawatiran serius untuk menyelenggarakan FIFA World Cup. Dulu Jerman jadi negara yang boikot piala dunia 2026, tapi sekarang negara lainnya menyusul. Hari ini, Selasa (24/2/2026), eskalasi kekerasan ini dapat mengancam status Meksiko sebagai salah satu tuan rumah Piala Dunia 2026, mengingat Guadalajara adalah salah satu kota penyelenggara. Penggemar bertanya-tanya, kenapa lainnya seperti ogah ada Pildun berlangsung? Lalu daftar apa saja?

Negara yang Boikot Piala Dunia 2026? Berikut 5 Ulasan Lengkap dari JurnalisT:

  1. Meksiko

Kematian "El Mencho", pada 22 Februari 2026, militer Meksiko berhasil membunuh Nemesio Oseguera Cervantes alias "El Mencho", pemimpin Jalisco New Generation Cartel (CJNG), salah satu kartel paling berbahaya di dunia. 1.4.1 Operasi penyergapan ini dilakukan di Tapalpa, Jalisco, dengan dukungan intelijen dari Amerika Serikat.Β 
Meksiko kian memanas, seruan boikot Piala Dunia 2026 kian gencar
Meksiko kian memanas, seruan boikot Piala Dunia 2026 kian gencar
Masalah ini serius membuat kerusuhan jelang Piala Dunia bulan Juni mendatang semakin kacau! Polisi bergerak sejak dinihari tadi, dan itu membuat seruan "boikot Piala Dunia 2026" semakin gencar di negara tuan rumah ini.Β 
  1. Jerman

Tim Panzer jadi negara yang boikot Piala Dunia 2026 paling gencar hingga tak memasarkan tiket ke penggemar mereka sejak awal Januari. Politik Trump telah menjadi topik pembicaraan utama menjelang turnamen, begitu pula kekhawatiran tentang keamanan di AS.Β  Terdapat juga reaksi keras terkait harga tiket, meskipun FIFA mengklaim Jerman adalah salah satu dari tujuh negara, selain tuan rumah, yang telah mengajukan permohonan tiket terbanyak.
  1. Denmark

Gegara Amerika Serikat ingin mengakuisisi Greenland ( negara bagian Denmark ), petinggi tim memutuskan untuk mendukung gerakan " Boycott FIFA World Cup 2026". Nordicr Country sudah berhasil lolos Piala Dunia, Juni mendatang. Negara tersebut telah menanggapi seruan untuk kemungkinan boikot, dengan Asosiasi Sepak Bola Denmark menyatakan bahwa mereka 'menyadari situasi sensitif saat ini'.
  1. Afrika SelatanΒ 

Mantan tuan rumah piala dunia 2010 juga menyerukan seruan agar FIFA World Cup tahun ini dibatalkan.Β  Seruan boikot Afrika Selatan dipimpin oleh politisi Julius Malema, anggota partai Economic Freedom Fighters, yang menyerukan Federasi Sepak Bola Afrika Selatan untuk menarik diri sebagai bentuk protes. "SAFA harus mengambil keputusan untuk menarik diri dari segala keterlibatan dengan Piala Dunia yang berlangsung di Amerika," katanya dalam sebuah podcast EFF baru-baru ini.
  1. Belanda

"Ini turnamen sialan, kami harus memboikotnya", tulis keterangan netizen Netherlands.Β  Bahkan seruan untuk memboikot turnamen tersebut dari rakyatnya, dengan petisi yang menyerukan boikot telah mencapai lebih dari 163.000 tanda tangan. Belanda sangat kecewa dengan tuan rumah yang bersikap menyudutkan negara seperti Denmark, Rusia yang harus mengikuti kepentingan politik mereka.Β 

Apa Hasilnya Bila Piala Dunia Benar-Benar Diboikot?

Jika kelima daftar negara yang boikot Piala Dunia 2026 semakin banyak, maka turnamen ini diancam batal diselenggarakan.Β  Dan ini tentu merugikan pihak Amerika Serikat yang seharusnya mendapat untung dari penjualan tiket dari seluruh dunia, harus terjadi ancaman pembatalan.Β  Padahal setiap pertandingannya biasanya akan menarik para penggemar dari negara-negara peserta yang berbondong-bondong datang dari seluruh dunia untuk menyaksikan tim mereka bermain, tetapi hal ini tidak akan terjadi pada 15 dari 48 tim yang berkompetisi.Β