NEC Red Rockets Pemenang AVC 2026: Sapu Bersih Final di Bangkok
Β· SCORE.CO.ID Sunny S.Kom
SCORE.CO.ID - Langit Bangkok seakan jadi saksi ledakan kekuatan luar biasa dari NEC Red Rockets. Di panggung megah final, pemenang AVC 2026, klub asal Jepang itu tampil tanpa ampun, menggilas wakil Thailand Nakhonratchasima 3M Films dengan skor telak tiga set langsung.Β
Dominasi Tanpa Antar NEC Red Rockets jadi Pemenang AVC 2026
Bermain di Mall Bangkapi Convention Hall, NEC Red Rockets langsung menunjukkan kelasnya sejak set pertama. Meski sempat mendapat perlawanan sengit, mereka tetap mampu mengunci kemenangan dengan skor 25-23.Β Pertarungan di awal laga memang cukup ketat, terutama berkat usaha keras pemain Nakhonratchasima seperti Sasipaporn Janthawisut dan Graziele Ribeiro yang mencoba menjaga asa timnya.Namun, pengalaman dan mental juara NEC berbicara lebih lantang. Memasuki set kedua, permainan mereka makin solid.Β Serangan demi serangan yang dipimpin Yoshino Sato, Sylvia Nwakalor, dan Yukiko Wada terasa sulit dibendung. Skor 25-21 pun menutup set kedua dengan keunggulan nyaman.Set ketiga jadi panggung dominasi total NEC. Tanpa memberi banyak ruang bagi lawan, mereka melaju mulus hingga menutup pertandingan dengan skor 25-15.Β Nakhonratchasima tampak kehilangan ritme, sementara NEC justru semakin percaya diri hingga peluit akhir berbunyi.
Performa Bintang dan Momen Perpisahan Manis
Penampilan NEC Red Rockets di AVC 2026Kunci pemenang AVC 2026 terletak pada kekuatan merata di semua lini. Sylvia Nwakalor tampil sebagai bintang dengan torehan 17 poin, termasuk satu poin dari servis.Β Yoshino Sato juga tak kalah bersinar dengan 15 poin yang sangat krusial dalam menjaga momentum tim.Di lini tengah, Nichika Yamada menunjukkan peran vital sebagai middle blocker yang kokoh, sementara Yukiko Wada memberikan kontribusi penting lewat serangan-serangan tajamnya.Β Kombinasi ini membuat NEC benar-benar sulit dihentikan. Di sisi lain, Nakhonratchasima tetap memberikan perlawanan terhormat. Papatchaya Phontham menjadi pencetak poin terbanyak bagi timnya dengan 13 angka.Β Namun, secara keseluruhan mereka kesulitan mengimbangi konsistensi permainan NEC. Kemenangan ini terasa semakin spesial karena menjadi momen perpisahan manis bagi dua pemain NEC, Yoshino Sato dan Yukiko Wada yang akan melanjutkan karier di Liga Italia musim depan.Β Selain itu, hasil ini juga jadi pelipur lara bagi NEC Red Rockets setelah gagal meraih gelar dalam dua musim terakhir SV League.Β Kini, mereka tak hanya kembali berjaya di level Asia, tetapi juga memastikan diri tampil di kejuaraan dunia antar klub bersama Nakhonratchasima.Dengan performa seperti ini, NEC Red Rockets jelas bukan sekadar juara Asia, mereka adalah ancaman nyata di panggung dunia.