Nasib Igor Tudor di Ujung Tanduk: Spurs Mulai Mencari Pengganti

SCORE.CO.ID - Situasi di ruang ganti Tottenham Hotspur sedang panas-panasnya, nasib Igor Tudor dipertanyakan. Harapan yang sempat muncul saat Igor Tudor ditunjuk sebagai pelatih sementara kini mulai memudar. Alih-alih membawa angin segar, awal masa kepemimpinannya justru dipenuhi hasil pahit. Empat pertandingan, empat kekalahan, angka yang membuat para petinggi klub mulai gelisah. Di tengah tekanan besar dan posisi tim yang semakin genting di Premier League, manajemen Spurs kabarnya mulai membuka pembicaraan internal untuk mencari alternatif di kursi pelatih.Β 

Awal Suram yang Membuat Nasib Igor Tudor Dipertanyakan

Kedatangan Tudor sebenarnya sempat memberi harapan bagi fans Spurs. Ia menggantikan Thomas Frank dengan kontrak jangka pendek, membawa reputasi sebagai pelatih yang dikenal disiplin dan tegas, namun realitas di lapangan berkata lain. Masalah dimulai dari kekalahan menyakitkan dalam derby melawan Arsenal, rival sekota yang tak pernah memberi ampun. Setelah itu, Spurs kembali terpuruk saat bertandang ke markas Fulham. Belum sempat bangkit, kekalahan lain datang ketika menghadapi Crystal Palace. Dalam laga tersebut, kartu merah yang diterima Micky van de Ven mengubah arah pertandingan dan membuat Spurs akhirnya takluk 3-1. Situasi semakin memanas setelah penampilan buruk di UEFA Champions League. Dalam duel melawan Atletico Madrid, Spurs tampil kacau sejak menit awal. Kekalahan telak 5-2 di leg pertama babak 16 besar yang membuat peluang mereka menipis.

Tekanan Besar Jelang Duel Berat di Anfield

Igor Tudor Pelatih Semntara Spurs
Igor Tudor Pelatih Semntara Spurs
Kini, tekanan terhadap Tudor mencapai titik tertinggi. Spurs akan menghadapi ujian berat saat bertandang ke markas Liverpool di Anfield. Pertandingan ini bukan sekadar laga biasa, ini bisa menjadi penentu masa depan sang pelatih. Di balik layar, manajemen klub disebut-sebut sedang menyiapkan rencana darurat. Jika hasil di Anfield kembali mengecewakan, bukan tidak mungkin Tudor langsung dilepas dari jabatannya.Β  Dewan direksi pun harus menentukan langkah berikutnya: menunjuk pelatih interim baru hingga akhir musim, atau langsung mempercepat proses perekrutan manajer permanen. Situasi semakin dramatis adalah posisi Spurs di klasemen.Β  Klub yang biasanya bersaing di papan atas kini justru terjebak dalam pertarungan menghindari degradasi. Dengan hanya sembilan pertandingan tersisa, setiap laga terasa seperti final. Setelah duel melawan Liverpool dan leg kedua kontra Atletico, Spurs akan menghadapi laga super krusial melawan Nottingham Forest pada 22 Maret. Pertandingan itu bisa menjadi penentu arah musim mereka dan mungkin juga menentukan nasib Igor Tudor masih berdiri di pinggir lapangan atau sudah menjadi bagian dari sejarah singkat Tottenham musim ini.Β