Nasib Apes Java United di BRI Super League: Poin Dikurangi Tapi Mental Malah Makin Mendidih
Β· SCORE.CO.ID Sunny S.Kom
SCORE.CO.ID - Manajemen Java United di BRI Super League akhirnya buka suara terkait sanksi pengurangan dua poin menjelang kompetisi 2026/2027 bergulir.Hukuman tersebut berkaitan dengan proses lisensi klub atau club licensing. Perubahan home base Java United dinilai membuat klub harus kembali memenuhi aspek infrastruktur sesuai regulasi yang berlaku.
Java United di BRI Super League Pastikan Stadion Jatidiri Siap
Stadion Gelora Kie Raha Home Base Java United yang Kini DitinggalkanSebelumnya, klub masih bernama Malut United dan bermarkas di Maluku Utara. Dalam proses lisensi, Stadion Gelora Kie Raha telah memenuhi persyaratan infrastruktur untuk kompetisi musim 2026/2027.Namun, keputusan memindahkan home base ke Stadion Jatidiri, Semarang, membuat pemenuhan aspek tersebut harus disesuaikan kembali. Kondisi itu kemudian berujung pada sanksi pengurangan dua poin bagi Laskar Kepodang Emas.Manajer Java United FC, Alan Haviludin, memastikan hukuman tersebut tidak akan mengganggu persiapan tim. Skuad asuhan Fabio Lefundes tetap bertekad bersaing dan mengumpulkan poin sebanyak mungkin."Pengurangan dua poin di awal kompetisi tidak mengurangi semangat Java United untuk bersaing di musim ini. Kami menerima keputusan yang sudah ditetapkan," ujar Alan, Jumat (4/9/2026).Menurutnya, fokus klub kini adalah mengejar poin sejak pertandingan pertama. Manajemen juga meminta seluruh elemen tim tetap menjaga konsentrasi sepanjang kompetisi.Manajemen menegaskan bahwa kiprah Java United di gelaran Super League tetap memiliki markas yang layak untuk menggelar pertandingan kandang.Stadion Jatidiri, Semarang, telah dinyatakan siap digunakan sebagai kandang Java United pada musim 2026/2027. Dengan demikian, sanksi pengurangan poin tidak berkaitan dengan kelayakan stadion sebagai venue pertandingan.Klub menjelaskan bahwa hukuman tersebut sepenuhnya merupakan konsekuensi dari perubahan home base. Sebelumnya, aspek infrastruktur telah terpenuhi ketika klub masih bermarkas di Maluku Utara.Java United juga menyatakan komitmennya untuk mengelola klub secara profesional dan berkelanjutan. Manajemen akan berupaya memenuhi seluruh kewajiban lisensi sesuai ketentuan yang ditetapkan operator kompetisi.Pihak klub berharap persoalan administratif tersebut tidak mengganggu perjalanan tim di lapangan. Fabio Lefundes dan para pemain kini diarahkan untuk fokus menghadapi persaingan kompetisi.Memulai musim dengan minus dua poin tentu menjadi tantangan tersendiri. Namun, manajemen percaya perjuangan panjang dalam kompetisi masih memberikan peluang bagi Java United untuk memperbaiki posisi.Dengan dukungan skuad dan kesiapan Stadion Jatidiri, Java United di BRI Super League tetap membidik hasil maksimal meski harus mengawali musim dengan beban pengurangan dua poin.