Nama Robbie Keane Muncul di Tengah Ketidakpastian Tottenham

SCORE.CO.ID - Rentetan hasil buruk membuat The Lilywhites hanya terpaut satu poin dari zona merah. Tekanan pun semakin menumpuk, bukan hanya bagi para pemain, tetapi juga bagi kursi kepelatihan dengan kemunculan nama Robbie Keane. Igor Tudor, yang saat ini menjabat sebagai pelatih sementara, diyakini tidak akan dipermanenkan setelah musim 2025/2026 berakhir.

Robbie Keane jadi Kandidat Kuda Hitam untuk Kursi Pelatih

Di tengah berbagai spekulasi, satu nama menarik mulai muncul sebagai alternatif, nama Keane pun mencuat. Mantan striker legendaris Spurs itu disebut masuk radar klub sebagai calon pelatih baru untuk musim depan. Saat ini, Keane menangani klub Hungaria FerencvΓ‘rosi TC dan tampil cukup impresif. Pelatih berusia 45 tahun tersebut memiliki rasio kemenangan sekitar 61 persen serta berhasil membawa timnya meraih gelar liga domestik. Walau bukan pilihan utama, Keane dianggap sebagai kuda hitam yang cukup serius dipertimbangkan. Apalagi ia memiliki ikatan emosional dengan Tottenham serta pemahaman mendalam tentang budaya klub.Β  Faktor ini dinilai penting jika Spurs harus memulai era baru yang penuh tantangan. Menariknya, peluang Keane justru bisa meningkat jika Tottenham mengalami skenario terburuk degradasi ke EFL Championship.Β  Dalam situasi seperti itu, figur yang memahami klub dari dalam bisa menjadi solusi yang lebih realistis dibanding pelatih bintang dengan tuntutan besar.

Pochettino dan De Zerbi Masih Jadi Target Utama

Robbie Keane Mantan striker legendaris Spurs
Robbie Keane Mantan striker legendaris Spurs
Meski begitu, dua nama besar masih berada di daftar teratas manajemen Spurs, Mauricio Pochettino dan Roberto De Zerbi. Pochettino tentu bukan sosok asing bagi fans Tottenham. Pelatih asal Argentina itu pernah membawa klub mencapai final Liga Champions dan membangun fondasi tim yang kompetitif.Β  Kabarnya, ia tidak sepenuhnya menutup kemungkinan kembali ke London Utara, bahkan jika Spurs harus bermain di divisi kedua. Namun, gaji besar yang dimintanya bisa menjadi kendala besar bagi klub. Sementara itu, De Zerbi juga menjadi incaran banyak klub papan atas Eropa. Gaya bermain ofensif dan reputasinya sebagai pelatih progresif membuatnya sangat diminati.Β  Jika Tottenham gagal menjamin sepak bola Premier League musim depan, membujuk De Zerbi tentu bukan perkara mudah. Menariknya, Keane bukan satu-satunya klub yang tertarik padanya. Crystal Palace juga dikabarkan memantau situasi sang pelatih sebagai calon pengganti Oliver Glasner. Dengan situasi yang semakin genting, keputusan Tottenham dalam memilih pelatih baru bisa menjadi penentu masa depan klub. Apakah mereka akan kembali ke masa kejayaan atau justru memulai babak baru dari divisi bawah?