Skip to content
SCORE.CO.ID - Kiper Real Zaragoza baru-baru ini diperbincangkan penggemar di sosial media, Esteban Andrada yang tiba-tiba menggunakan sarung tinju tanpa menggunakan sarung tangan seorang kiper seperti biasanya.Β
Momen unik Esteban Andrada itu terjadi ketika derbi antara Real Zaragoza dan Huesca, yang merupakan pertandingan pekan ke-37 Segunda DivisiΓ³n pada 26 April 2026 malam.
Saat itu Zaragoza tertinggal 1 poin, dan sulit mengejar Huesca yang lebih dulu mencetak 1 gol lewat titik putih.Β
Setelah tim tamu mencetak satu gol, kemudian pertandingan semakin memanas.Β
Tokoh utama dalam insiden yang disayangkan itu adalah kiper Argentina Esteban Andrada yang meninju wajah Jorge Pulido bek tengah tim tuan rumah, di menit-menit akhir pertandingan yang dimainkan di El Alcoraz.
Dari situlah Esteban Andrada meninju wajah pemain lawan sampai membiru, dan dari situlah pertandingan memanas. Uniknya sang kiper meninju menggunakan sarung tinju yang seolah sudah dipersiapkan sebelum pertandingan.Β
Potret Esteban Andrada yang berubah jadi petinju dadakan
Ketegangan memuncak ketika Andrada menerima kartu kuning kedua karena mendorong Pulido. Bukannya langsung menuju terowongan setelah diusir, sang kiper malah berlari ke arah bek tersebut dan memukulnya tepat di wajah.
Serangan itu menyebabkan Pulido mengalami memar yang terlihat jelas di dekat matanya dan memicu konfrontasi massal antara pemain dari kedua tim di lapangan.
Wasit juga mengusir kiper Huesca, Dani JimΓ©nez, karena membalas dengan pukulan ke arah Andrada. Komite Kompetisi diperkirakan akan mengambil tindakan tegas atas insiden yang mencoreng integritas kompetisi yang sangat memalukan.Β
Setelah pertandingan berakhir, pelatih Real Zaragoza yaitu David Navarro mengungkap bahwa pertandingan ini diluar kendalinya bahkan sampai bercampur emosi.Β
"Pertandingan ini memang sangat mengecewakan. Kami kalah tipis, kami juga menahan rasa malu karena insiden yang tak mengenakkan untuk pihak kami. Tapi saya berusaha untuk perbaiki", terangnya dilansir dari laman resmi klub, Selasa (28/4/2026).
Sementara itu kedua pelaku perkelahian masih belum membuka suara masing-masing. Apalagi sang kiper, dia masih diam seribu bahasa tanpa berkata ke media satu katapun.