Pertanda Buruk! Trend Gelar Premier League Bakal Disalip City, Mikel Arteta Dibayangi Rekor Ini

SCORE.CO.ID - Arsenal sedang dalam trend buruk jelang perebutan gelar Premier League tahun 2026 ini. Seakan dibayangi oleh Manchester City, ya salah satunya final Carabao Cup 22/3 lalu. Mereka kalah 0-2 atas anak asuh Pep Guardiola ini.Β  Hasil tersebut mengakhiri impian mereka untuk meraih Quadruple bersejarah, tetapi musim mereka masih bisa berakhir dengan sangat baik dengan Liga Premier , Liga Champions UEFA, dan Piala FA Emirates yang masih bisa diperebutkan.Β  Tapi pertanyaannya, Mikel Arteta apakah mampu melupakan rekor-rekor memalukan ketika The Gunners justru gagal meraih semua gelar, termasuk target utama mereka English Premier League.Β 

Bagaimana Performa Arsenal Setelah Jeda Internasional Terakhir Musim Ini?Β 

Mungkin dalam beberapa bulan ke depan semua Liga di dunia diliburkan karena ada Piala Dunia pada Juni 2026 mendatang. Inilah yang harus dimaksimalkan dimana liga pertandingan Arsenal berikutnya dapat menentukan arah sisa musim ini.
  • Melawan West Ham United ( Sebelum Piala Dunia 2026 digelar yaitu tepatnya pada 10 Mei )
  • Bertandang ke Markas Burnley ( Dilanjut Pada 17 Mei )
  • Dan Melawan Palace ( Jadi Laga Terakhir Sebelum Jeda Internasional, Dimulai Pada 24 Mei )
Arsenal harus menemukan cara untuk melewati tiga pertandingan ini jika mereka ingin kembali bangkit dalam kampanye mereka. Tapi performa laga terakhir The Gunners adalah: Menang (3x), Kalah (1x), Seri (1x). Terakhir kali mereka kalah dari City dan berlanjut di pertandingan melawan Southampton malam ini jam 2.

Terakhir, Mikel Arteta Tidak Boleh Lupakan Rekor Ini

Tim asuhan Pep Guardiola tidak gentar ketika sepak bola klub kembali setelah jeda internasional terakhir musim ini. Namun, rekor gemilang ini akan diuji musim ini saat Manchester City kembali dengan pertandingan perempat final Piala FA melawan Liverpool, diikuti oleh pertemuan Liga Premier melawan Chelsea dan Arsenal. Jangan lupa juga bahwa Pep Guardiola akan terus membayangi The Gunners ditambah Arteta tidak boleh melupakan rekor ini:
Musim Tiga Hasil Laga Setelah Jeda Internasional Kompetisi
Tahun 2022-23= Menang, Menang, Menang yaitu Liga Primer, Liga Champions
Tahun 2023-2024=Β  Seri, Menang, Menang yaitu di Liga Primer
Tahun 2024-2025= Menang, Menang, Seri yaitu di Liga Primer
Dalam tiga dari lima musim terakhir, Arsenal memiliki persentase kemenangan yang lebih buruk di semua kompetisi setelah jeda internasional terakhir musim tersebut dibandingkan sebelum jeda. Inilah yang harus diwaspadai Arteta, sekarang pertanyaan dari JurnalisT, mereka mau tetap berada di rekor buruk ini atau berubah sedikit lebih maju?