Mengulik Karir Sir Alex Ferguson Muda: Striker Skotlandia Era 1957-1974

score.co.id - Karir Sir Alex Ferguson Muda sebagai seorang pesepakbola profesional seringkali tertutup oleh bayang-bayang kesuksesannya yang monumental sebagai manajer. Jauh sebelum era trofi bersama Manchester United, pria yang akrab disapa Fergie ini adalah seorang juru gedor yang cukup disegani di Liga Skotlandia, menorehkan jejaknya dari tahun 1957 hingga 1974.
Sir Alex Ferguson dalam balutan seragam Dunfermline Athletic sekitar tahun 1964, era di mana ia menjadi salah satu juru gedor paling ditakuti.
Perjalanannya dimulai pada usia 16 tahun bersama klub amatir Queen's Park pada 1957. Debutnya bahkan ia gambarkan sendiri sebagai sebuah 'mimpi buruk', meski ia berhasil mencetak satu-satunya gol timnya dalam kekalahan 2-1 melawan Stranraer. Di sinilah mental baja Ferguson muda mulai terbentuk. Setelah mencetak 20 gol dalam 31 laga, ia pindah ke St Johnstone pada 1960. Statusnya saat itu masih pemain paruh waktu, membagi fokus antara berlatih di Perth dan bekerja di galangan kapal Govan. Momen yang mengubah segalanya datang saat ia mencetak hat-trick fenomenal ke gawang klub raksasa, Rangers, di Ibrox, yang mengantar St Johnstone menang 3-2. Performa itulah yang membuat klub-klub besar mulai melirik potensi besar Sir Alex Ferguson pemain.

Puncak Keemasan Bersama Dunfermline Athletic

Dunfermline Athletic menjadi pelabuhan berikutnya pada 1964, di mana Ferguson akhirnya menandatangani kontrak profesional penuh. Menurut catatan Encyclopedia.com, Ferguson baru benar-benar memasuki dunia profesional penuh waktu pada tahun tersebut, dan dampaknya terasa instan. Musim 1965–66 menjadi puncak performanya. Sebagai seorang striker Skotlandia era 1960-an yang haus gol, ia meledak dengan catatan luar biasa: 45 gol dalam 51 pertandingan di semua kompetisi. Statistik gol Alex Ferguson ini membuatnya menjadi top skor Liga Skotlandia dengan 31 gol, berbagi gelar dengan Joe McBride dari Celtic.
Momen bersejarah saat Ferguson (St Johnstone) merayakan gol ke gawang Rangers, performa yang melambungkan namanya.
Ketajaman bersama Alex Ferguson Dunfermline Athletic tak pelak menarik minat klub impian masa kecilnya.

Transfer Rekor dan Mimpi Buruk di Rangers

Pada 1967, Rangers memecahkan rekor transfer antar klub Skotlandia dengan memboyong Ferguson seharga Β£65.000. Periode Alex Ferguson Rangers 1967 dimulai dengan cukup baik. Ia menyumbang 25 gol dari 41 penampilan liga dan mencetak enam gol penting di pentas Eropa, termasuk ke gawang 1.FC KΓΆln dan Athletic Bilbao. Namun, titik balik kariernya terjadi di final Piala Skotlandia 1969. Ia dianggap menjadi biang keladi atas gol lawan dan setelah itu tak pernah lagi menjadi pilihan utama, bahkan harus berlatih bersama tim junior. Dalam film dokumenter *Sir Alex Ferguson: Never Give In* (2021), ia mengungkapkan pandangannya terkait insiden tersebut.
Ferguson menyatakan bahwa ia "berasumsi" pencoretannya dari tim utama Rangers pasca final 1969 terkait dengan pernikahannya dengan Cathy Holding, yang merupakan seorang Katolik.
Setelah dua musim di Ibrox, ia hijrah ke Falkirk, di mana ia sempat merangkap sebagai pemain-pelatih. Akhirnya, perjalanan karier sepak bola Alex Ferguson 1957-1974 ditutup bersama Ayr United pada 1974. Di usia 32 tahun, ia langsung beralih ke dunia manajerial bersama East Stirlingshire, sebuah langkah awal dari sebuah takdir legendaris yang akan mengubah wajah sepak bola dunia.
Ferguson saat berseragam biru kebesaran Rangers, klub impian masa kecilnya yang justru memberinya salah satu kenangan pahit dalam karier bermainnya.
Total, Ferguson mencatatkan 171 gol dari 317 penampilan liga sepanjang kariernya sebagai pemain. Sebuah torehan yang membuktikan bahwa sebelum menjadi arsitek ulung di pinggir lapangan, ia adalah predator mematikan di kotak penalti. Kisah lengkap dan update terbaru seputar Karir Sir Alex Ferguson Muda dan legenda sepak bola lainnya akan selalu kami hadirkan secara mendalam, hanya di score.co.id.