Masalah Serius Liverpool yang Bikin Musuh Tertawa Puas: Tak Sanggup Main Full Time?
Β· SCORE.CO.ID Sunny S.Kom
SCORE.CO.ID -Β Dua kekalahan beruntun pada pramusim mulai mengusik persiapan Liverpool menuju kompetisi 2026/2027. Masalah serius Liverpool terlihat dari kegagalan mempertahankan keunggulan dalam dua pertandingan terakhir.Liverpool baru saja menelan kekalahan 2-3 dari AS Monaco di Anfield, Minggu (9/8/2026). Hasil tersebut menjadi kekalahan kedua secara beruntun bagi The Reds.
Liverpool Kalah dari Leeds United
Sebelumnya, Liverpool juga takluk 2-4 dari Leeds United pada 2 Agustus. Menariknya, kedua kekalahan tersebut memiliki pola permainan yang hampir sama.Liverpool mampu tampil dominan pada babak pertama. Mereka bahkan berhasil mencetak dua gol sebelum lawan membalikkan keadaan setelah jeda.Saat menghadapi Leeds, Luke Chambers membuka keunggulan pada menit ketujuh. Florian Wirtz kemudian menggandakan keunggulan Liverpool menjelang turun minum.Namun, situasi berubah drastis pada babak kedua. Brenden Aaronson, Dominic Calvert-Lewin, dan Sean Longstaff mencetak gol untuk membawa Leeds membalikkan skor.Hal serupa kembali terjadi ketika Liverpool bertemu Monaco. Alexander Isak mencetak gol pada menit ke-16 sebelum Wirtz memperbesar keunggulan pada menit ke-29.Monaco kemudian memberikan respons setelah jeda. Aleksandr Golovin, Mika Biereth, dan Paris Brunner sukses membalikkan skor menjadi kemenangan 3-2.
Masalah Serius Liverpool Terletak pada Kebugaran
Pelatih baru Liverpool, Andoni IraolaPelatih baru Liverpool, Andoni Iraola, tidak menutupi kelemahan timnya. Ia mengakui skuadnya belum mampu mempertahankan intensitas permainan selama 90 menit.Menurut Iraola, kondisi fisik pemain masih belum mencapai level ideal. Mereka mampu tampil bagus pada babak pertama, tetapi kehilangan energi setelah jeda.Iraola menyebut Liverpool belum memiliki cukup menit bermain untuk mencapai kebugaran maksimal. Karena itu, pemain masih membutuhkan waktu sebelum menghadapi pertandingan kompetitif.Pelatih asal Spanyol tersebut juga mengakui Monaco tampil lebih baik setelah turun minum. Lawan dinilai pantas mendapatkan kemenangan karena mampu memanfaatkan penurunan performa Liverpool.Situasi tersebut menjadi perhatian karena laga resmi Liverpool semakin dekat. The Reds dijadwalkan menghadapi Newcastle United pada pekan pertama Premier League.Pertandingan tersebut akan berlangsung pada 23 Agustus mendatang. Artinya, Iraola hanya memiliki waktu sekitar dua pekan untuk memperbaiki kondisi tim.Liverpool harus segera menemukan solusi agar keunggulan tidak kembali berubah menjadi kekalahan. Kebugaran pemain menjadi salah satu aspek yang perlu mendapatkan perhatian utama.Selain fisik, konsistensi permainan selama pertandingan juga menjadi pekerjaan rumah bagi Iraola. Liverpool membutuhkan kemampuan menjaga tempo hingga peluit akhir.Dua laga pramusim terakhir memberikan gambaran jelas mengenai kelemahan tersebut. Jika persoalan tersebut tidak segera teratasi, Liverpool berpotensi menghadapi awal musim yang sulit. Masalah serius Liverpool wajib diselesaikan sebelum kompetisi resmi dimulai.