Luka Modric Jadi Pemain Tertua di Piala Dunia 2026, Anehnya Fisik Masih Kuat
Β· SCORE.CO.ID Sunny S.Kom.
SCORE.CO.ID - Piala Dunia 2026 menjadi turnamen antar dua generasi yaitu gen milenial dengan gen z dimana dua-duanya bermain satu lapangan yang sama.Di era dimana sepak bola menuntut intensitas fisik puncak, para pemain ini telah berhasil menentang waktu dan tetap berada di level tertinggi. Ya salah satunya Luka Modric.Β Turnamen yang akan berlangsung di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada ini berpotensi menyatukan generasi bersejarah para pemain sepak bola.
Usia 40 tahun atau mendekati 40 tahun, Luka Modric jadi pemain tertua di Piala Dunia 2026, dan masih berkompetisi di level tertinggi. Sebuah fenomena yang menantang logika modern tentang pensiun dini.
Di usia 40 tahun, Luka ModriΔ tetap menjadi otak sepak bola Kroasia. Kemampuannya membaca permainan dan mengontrol tempo telah memungkinkannya untuk mengimbangi penurunan fisik dengan kecerdasan taktis yang luar biasa.Pemain Kroasia ini adalah contoh sempurna bagaimana kualitas dapat memperpanjang karier melampaui batasan biasa dalam sepak bola modern.Modric, yang memenangkan Ballon d'Or pada tahun 2018, telah menjalani operasi engkel tetapi tetap masuk dalam skuad 26 pemain pilihan pelatih Zlatko Dalic itu.Β "Dia berlatih dengan masker dan melakukannya dengan baik. Mungkin istirahat ini membantunya, saya terus mengusahakan dia bermain di Kroasia", kata Dalic.Pelatih itu mengatakan Modric masih punya fisik dan kondisi yang bagus."Kita lihat saja kondisinya, tapi saya tidak meragukannya. Dia akan dalam kondisi bagus. Jadi saya tidak khawatir", terangnya menambahkan.Luka Modric, memainkan peran kunci dalam perjalanan Kroasia ke final Piala Dunia 2018 dan semifinal 2022, dan akan bermain di Piala Dunia kelimanya.Kroasia akan menjadi lawan pertama Inggris di Grup L pada 17 Juni di Stadion Dallas di Arlington, Texas, sebelum mereka menghadapi Panama dan Ghana.Dilansir dari laman resmi Kroasia kapten berusia genap 40 tahun mengungkapkan bahwa turnamen ini memungkinkan jadi piala dunia terakhirnya.Β Warisan Luka Modric tidak hanya diukur dari trofi, tetapi juga dari cara ia bermain mengandalkan kecerdasan, teknik, dan ketenangan dalam mengontrol permainan."Saya bersyukur masih dipercaya di skuad kami. Saya optimis seperti biasa, kami memiliki tim nasional yang bagus. Saya akan berusaha semaksimal mungkin", kata gelandang tengah AC Milan itu.Β Luka Modric saat diinterview jelang Pildun, Juni 2026Ia akan bermain ditengah nantinya bersama Mateo Kovacic dan Pasalic untuk mengamankan lini tengah. Dan pasti dirinya akan dipercayai lagi sebagai kapten tim.Β