Linimasa Borneo FC vs Madura United: Highlight, Kartu, & Jalannya Pertandingan

score.co.id - Linimasa Borneo FC vs Madura United dalam lanjutan pekan BRI Super League 2025/2026 berakhir tragis bagi tuan rumah. Bertanding di Stadion Gelora Bangkalan, Sabtu (5/4/2026) malam, Laskar Sape Kerrab dihajar Pesut Etam dengan skor telak 1-3. Juru gedor asal Spanyol, Koldo Obieta Alberdi, menjadi mimpi buruk bagi pertahanan Madura United, sementara sang juru taktik Rakhmat Basuki harus menelan pil pahit di laga kandangnya.
Aksi Koldo Obieta saat membuka keran gol Borneo FC ke gawang Madura United.

Brace Koldo Obieta Bungkam Gelora Bangkalan

Pertandingan baru berjalan dua menit, Borneo FC langsung menggebrak. Memanfaatkan kelengahan lini belakang Madura United, Koldo Obieta sukses menyarangkan bola ke gawang, membawa tim tamu unggul cepat 0-1. Gol ini sontak membungkam riuh rendah suporter tuan rumah yang memadati stadion. Tersengat gol cepat, Madura United mencoba bangkit dan mengambil alih kendali permainan. Beberapa peluang coba diciptakan, namun solidnya pertahanan Borneo FC yang digalang rekan-rekannya membuat serangan Laskar Sape Kerrab selalu kandas. Alih-alih menyamakan kedudukan, petaka justru kembali menimpa Madura United jelang turun minum. Pada menit ke-41, sebuah insiden di kotak penalti berujung gol bunuh diri dari gelandang bertahan Christophe Nduwarugira. Sundulannya yang bermaksud menghalau bola malah meluncur deras ke gawang sendiri, mengubah papan skor menjadi 0-2 untuk keunggulan Pesut Etam hingga babak pertama usai.
Momen gol bunuh diri yang membuat Madura United semakin tertinggal di babak pertama.

Kontras di Papan Klasemen dan PR Rakhmat Basuki

Memasuki babak kedua, Borneo FC tidak mengendurkan tekanan. Hasilnya, Koldo Obieta kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-60. Gol keduanya di laga ini membuat Borneo FC semakin di atas angin dengan keunggulan 0-3. Kemenangan ini menegaskan posisi kontras kedua tim di klasemen sementara BRI Super League. Borneo FC kokoh di peringkat kedua, sementara Madura United semakin terbenam di peringkat 16 atau zona degradasi. Laskar Sape Kerrab baru mengoleksi 26 poin, terpaut satu angka dari zona aman. Tuan rumah baru bisa mencetak gol hiburan di penghujung laga. Tepatnya pada menit ke-90+5, Mariano Peralta Bauer berhasil memperkecil ketertinggalan menjadi 1-3. Namun, gol tersebut tak lebih dari sekadar pemanis karena tak mampu mengubah hasil akhir pertandingan. Pasca-laga, pelatih Madura United, Rakhmat Basuki, mengakui bahwa pekerjaan rumah terbesarnya adalah mengembalikan mental dan kepercayaan diri para pemainnya untuk keluar dari tren negatif.
"Yang pertama saya benerin adalah confident (percaya diri). Saya bicara itu ke pemain, bahwa kalian semua punya kualitas yang sama dengan tim lain," ungkap Rakhmat Basuki, Selasa (7/4/2026).
Gol hiburan Mariano Peralta Bauer tak cukup untuk menyelamatkan Madura United dari kekalahan.
Kekalahan ini memaksa Madura United harus bekerja ekstra keras di sisa musim. Fokus mereka kini tertuju pada laga krusial berikutnya melawan Dewa United pada Jumat, 25 April 2026, yang menjadi pertaruhan nasib untuk lolos dari jerat degradasi. Terus pantau pembaruan lengkap seputar linimasa Borneo FC vs Madura United dan laga-laga krusial BRI Super League lainnya hanya di score.co.id.