Kabar Liang Weing Keng/Wang Chang Dibully 1 Rakyat China, Kenapa?
SCORE.CO.ID - Kabar buruk dari Mantan ganda putra nomor satu dunia asal China, Liang Wei Keng/Wang Chang yang tengah mengalami masa-masa sulit pada tahun ini. Pasalnya kedua pemain yang tadinya dipuja-puja satu rakyat China bahkan di dunia, sekarang justru mengalami hujatan.
Mengingat kembali saat keduanya memasuki tahun keempat sebagai pasangan ganda putra sejak dipasangkan pada tahun 2022.
Liang/Wang melejit sejak pertama kali dipasangkan hingga berhasil menjadi pemain ranking satu dunia hanya dalam kurun waktu satu tahun.
Puncak ganda putra mereka capai pada bulan Oktober, tahun 2023.
Mereka berhasil meraih beberapa gelar bergengsi, tiga diantaranya gelar BWF World Tour Super 1000 dan titel ajang kontinental.
Liang/Wang menjuarai ajang Super 1000 pada China Open 2023, Malaysia Open 2024, dan Indonesia Open 2024. Mereka juga meraih titel Kejuaraan Asia 2024.
Tahun lalu, Liang/Wang bahkan masih mendapatkan empat gelar juara yakni Malaysia Open, Indonesia Open, Kejuaraan Asia, dan Denmark Open.
Namun, ganda putra China itu mengalami kemerosotan pada tahun ini hingga masih kekeringan gelar.
Mereka bahkan baru sekali tampil pada laga puncak, itu pun ajang Super 300 pada Orleans Masters 2025 dan keluar sebagai runner-up.
Liang/Wang juga baru sekali lolos sampai babak semifinal dalam sebuah turnamen tahun ini pada China Open 2025.
Media China, Aiyuke, menyebut penampilang Liang/Wang mulai menunjukkan ketegangan di lapangan.
Terakhir, Liang/Wang tersingkir cepat pada Kejuaraan Dunia 2025 usai dikalahkan pasangan India, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty, pada babak 16 besar.
Pada masa performa apik, penampilan Liang/Wang lebih sering dibingkai dengan narasi hiburan yang kemudian meningkatkan popularitas mereka.
Komentar dengan menyebut "Adik, ganteng banget" dan kejar-kejaran di bandara dianggap terlalu berlebihan.
Liang/Wang yang wal dipuji karena merupakan atlet termuda yang mencapai final Olimpiade dan meraih medali perak.
Namun, tekanan dari pihak luar bisa saja memberikan tekanan mental kepada atlet.