Kontrak Istimewa Cristian Chivu Rp 56 Miliar Per Musim: Dari Pelatih Jadi Raja Italia

SCORE.CO.ID - Musim ini benar-benar terasa seperti dongeng bagi Cristian Chivu. Baru beberapa bulan lalu namanya masih dipandang sebagai eksperimen berani Inter Milan. Kini, kontrak istimewa Cristian Chivu sudah ada di depan mata.Β  Gelar Serie A yang sukses diamankan Chivu bahkan membuat manajemen Inter langsung bergerak cepat menyiapkan hadiah spesial berupa kontrak baru dengan kenaikan gaji fantastis.

Kontrak Istimewa Cristian Chivu Setelah Ubah Inter Jadi Mesin Juara

Kesuksesan Chivu terasa semakin luar biasa karena ia datang dengan ekspektasi yang tidak terlalu tinggi. Menggantikan Simone Inzaghi jelas bukan pekerjaan mudah.Β  Namun siapa sangka, mantan bek Inter itu justru mampu membawa klub kembali menjadi penguasa Italia hanya dalam musim pertamanya di kursi pelatih. Inter tampil sangat dominan sepanjang musim Serie A 2025/2026. Di bawah arahan Chivu, permainan Nerazzurri terlihat lebih agresif, rapi, dan konsisten.Β  Hasilnya, gelar Scudetto berhasil diamankan bahkan sebelum kompetisi selesai. Keberhasilan ini membuat manajemen klub sangat puas.Β  Inter kini ingin memastikan Chivu tetap menjadi bagian utama proyek jangka panjang mereka. Klub disebut sudah menyiapkan kontrak istimewa Cristian Chivu hingga Juni 2028. Bukan cuma durasi kontrak yang berubah, kenaikan gaji besar juga menjadi bagian dari penawaran tersebut.Β  Jika sebelumnya Chivu menerima sekitar 2,1 juta euro per tahun, kini ia diproyeksikan mendapat sekitar 3 juta euro per musim. Kenaikan itu menjadi bentuk penghargaan atas kerja luar biasa sang pelatih dalam mengangkat kembali pamor Inter di sepak bola Italia.

Dari Akademi Inter ke Panggung Elite Eropa

Debut Chivu di Inter Milan
Debut Chivu di Inter Milan
Perjalanan Cristian Chivu menuju level tertinggi sepak bola Eropa sebenarnya berlangsung sangat cepat. Sebelum melatih tim utama Inter, ia lebih banyak bekerja di akademi klub sejak 2018 hingga 2024. Pengalamannya sebagai pelatih senior bahkan sempat diragukan karena hanya memiliki masa singkat bersama Parma sebelum datang ke San Siro.Β  Namun semua keraguan itu perlahan hilang setelah Inter tampil konsisten sepanjang musim. Presiden klub, Beppe Marotta, juga beberapa kali terang-terangan memuji kualitas Chivu.Β  Ia menilai pelatih berusia 45 tahun tersebut punya karakter kuat dan visi yang cocok untuk membangun era baru Inter Milan. Meski Scudetto sudah berhasil diraih, pekerjaan Chivu ternyata belum selesai. Inter kini sedang bersiap menghadapi Lazio di final Coppa Italia. Jika berhasil memenangkan laga tersebut, Inter akan menutup musim dengan gelar ganda domestik. Tentu saja pencapaian itu bakal membuat posisi Chivu semakin istimewa di mata fans maupun manajemen klub.