Koleksi Trofi Timnas Argentina Sebelum Era Lionel Messi: Mengingat Kejayaan Masa Lalu

score.co.id - Koleksi Trofi Timnas Argentina mencatat total 18 gelar mayor bergengsi sebelum debut senior Lionel Messi pada tahun 2005. Angka fantastis tersebut mencakup dua trofi Piala Dunia, 14 gelar Copa America, serta kemenangan di Piala Konfederasi dan Finalissima. Fondasi sejarah juara Argentina ini dibangun lewat dedikasi generasi legendaris jauh sebelum dominasi modern saat ini dimulai.

Total Gelar Argentina Sebelum Messi: 18 Trofi Mayor

Sebelum sang megabintang mengenakan nomor punggung 10, La Albiceleste sudah dikenal sebagai kekuatan utama sepak bola global. Tim nasional ini mengumpulkan belasan trofi yang menempatkan mereka sejajar dengan raksasa dunia lainnya. Gelar Argentina sebelum Messi ini membuktikan bahwa mentalitas juara telah mendarah daging di Buenos Aires sejak dekade awal abad ke-20. Kesuksesan tersebut tidak diraih secara instan melainkan melalui periode panjang yang penuh dinamika. Mereka mendominasi Amerika Selatan selama puluhan tahun dan mencapai puncak dunia pada akhir 70-an hingga pertengahan 80-an. Alhasil, publik global selalu menaruh hormat pada jersey biru putih yang ikonik tersebut.

Daftar Juara Copa America Argentina Era 1921-1993

Dominasi Era Awal 1921-1959

La Albiceleste merupakan penguasa mutlak daratan Amerika Latin pada paruh pertama abad ke-20. Daftar juara Copa America Argentina mencatat 12 gelar diraih hanya dalam kurun waktu 1921 hingga 1959 saja. Kemenangan perdana sebagai tuan rumah pada 1921 menjadi batu loncatan bagi supremasi mereka selanjutnya. Kekuatan menyerang yang menakutkan membuat mereka sulit ditandingi oleh rival abadi seperti Uruguay atau Brasil di masa itu. Bahkan, Argentina sempat meraih gelar beruntun yang mengukuhkan posisi mereka sebagai raja kompetisi tertua di dunia tersebut. Periode emas ini menciptakan standar tinggi bagi setiap pemain yang mengenakan seragam tim nasional.

Kebangkitan 1991 dan 1993

Setelah sempat mengalami puasa gelar selama 32 tahun di level benua, kebangkitan terjadi di bawah kendali pelatih Alfio Basile. Argentina sukses memenangkan dua edisi beruntun pada tahun 1991 di Chile dan 1993 di Ekuador. Gelar tahun 1993 menjadi trofi Copa America ke-14 sekaligus menjadi pencapaian terakhir sebelum era kekosongan gelar yang sangat panjang melanda.
Skuad Argentina juara Copa America 1991 di Chile dengan Gabriel Batistuta sebagai top skor, berfoto bersama trofi Copa America

Piala Dunia Argentina 1978 dan 1986: Fondasi Era Maradona

Final 1978 vs Belanda 3-1

Puncak tertinggi dari Koleksi Trofi Timnas Argentina pertama kali digapai pada tahun 1978. Tampil sebagai tuan rumah, mereka berhasil menumbangkan Belanda dengan skor 3-1 melalui drama perpanjangan waktu. Mario Kempes muncul sebagai pahlawan dengan lesatan golnya yang membawa tim meraih bintang pertama di dada.

Final 1986 vs Jerman Barat 3-2 dan Gol Tangan Tuhan

Delapan tahun berselang, Piala Dunia Argentina 1978 1986 melengkapi kejayaan mereka di Meksiko. Dipimpin oleh kapten karismatik Diego Maradona, mereka menekuk Jerman Barat 3-2 dalam partai final yang mendebarkan. Turnamen ini selamanya diingat karena aksi individual Maradona yang luar biasa sepanjang kompetisi berlangsung.
Diego Maradona mengangkat trofi Piala Dunia 1986 di Stadion Azteca Meksiko setelah Argentina mengalahkan Jerman Barat 3-2
Komentar tersebut dilontarkan sang legenda setelah mencetak gol kontroversial ke gawang Inggris di perempat final. Momen tersebut menjadi bagian tak terpisahkan dari trofi Argentina era Maradona yang legendaris. Gelar ini sekaligus mengesahkan posisi Argentina sebagai salah satu kekuatan elit sepak bola dunia yang permanen.

Gelar Internasional Lain: Piala Konfederasi 1992 dan Finalissima 1993

Selain turnamen utama, La Albiceleste juga mengoleksi trofi di ajang antar-konfederasi. Piala Konfederasi Argentina 1992 (dahulu bernama Piala Raja Fahd) menjadi bukti kehebatan mereka dengan menjuarai edisi perdana. Kemenangan ini membuktikan bahwa mereka mampu bersaing melawan juara-juara dari benua lain secara konsisten. Setahun kemudian, Finalissima Argentina 1993 atau Piala Juara CONMEBOL-UEFA sukses diamankan setelah mengalahkan Denmark. Gelar ini merupakan trofi mayor terakhir yang masuk ke lemari piala mereka di abad ke-20. Koleksi ini melengkapi 18 gelar yang diraih sebelum transisi generasi menuju era modern.

Penutup: Dari Paceklik 1993 ke Era Messi

Pasca kejayaan tahun 1993, Argentina harus melewati masa sulit tanpa satupun gelar mayor selama 28 tahun. Kegagalan di berbagai final turnamen besar sempat membayangi perjalanan tim nasional. Penantian panjang tersebut baru berakhir ketika Lionel Messi akhirnya mengangkat trofi Copa America 2021 di Brasil. Kini, dengan tambahan empat trofi baru di era Messi, sejarah sepak bola mereka semakin mengkilap. Namun, jasa para pendahulu yang menyumbangkan 18 gelar pertama tetap menjadi bagian integral dari identitas bangsa. Kejayaan masa lalu adalah kompas yang menuntun mereka menuju kesuksesan yang dinikmati hari ini.

Pantau terus perjalanan sejarah dan berita terbaru seputar dunia olahraga internasional hanya dengan mengunjungi situs score.co.id sekarang juga.