Karir Julian Nagelsmann 2016-2026: Baby Mourinho yang Gagal Bawa Trofi Dunia
Β· sukro score.co.id
score.co.id - Karir Julian Nagelsmann resmi berakhir dengan noda kegagalan setelah pengunduran dirinya dikonfirmasi DFB pada Jumat, 3 Juli 2026 pukul 12:15 IST. Keputusan ini muncul hanya tiga hari setelah "Die Mannschaft" tersingkir secara tragis oleh Paraguay di babak 32 besar Piala Dunia. Sang pelatih muda ini meninggalkan kursi kepelatihan meski sempat memperpanjang kontrak hingga Euro 2028.
Awal Karir di Hoffenheim Umur 28 Tahun dan Julukan Baby Mourinho
Langkah fenomenal dimulai pada 2016. Saat itu, Hoffenheim mengambil risiko besar dengan mengangkat pemuda berusia 28 tahun sebagai pelatih kepala. Nagelsmann bukan sekadar pelatih biasa. Ia jenius. Ia menyelamatkan klub dari jurang degradasi dan membawa mereka terbang tinggi ke Liga Champions.
Dunia terperangah. Media Eropa segera menyematkan julukan Baby Mourinho karena kecerdasan taktiknya yang melampaui usianya. Gaya main yang progresif dan fleksibilitas formasi menjadi ciri khas yang membuatnya diburu raksasa Jerman.
Karir Julian Nagelsmann - Sosok muda yang sempat dijuluki Baby Mourinho saat menggebrak Bundesliga bersama Hoffenheim.
Lompatan ke RB Leipzig dan Bayern Munich Sebelum Timnas Jerman
Dominasi Nagelsmann berlanjut di RB Leipzig pada periode 2019β2021. Di sana, ia mencatatkan sejarah dengan membawa klub mencapai semifinal Liga Champions. Bayern Munich akhirnya meminangnya pada 2021. Bersama Die Roten, ia sukses menyabet gelar Bundesliga sebelum akhirnya DFB memanggilnya pada September 2023 untuk menggantikan Hansi Flick.
Piala Dunia 2026: Dari Pesta 7-1 vs CuraΓ§ao Hingga Kalah Penalti vs Paraguay
Harapan publik Jerman sempat melambung tinggi pada 14 Juni 2026 di Houston. Jerman membantai CuraΓ§ao 7-1 pada laga pembuka. Kemenangan ini bersejarah. Jerman resmi melewati Brasil sebagai negara pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia dengan total 239 gol. Nagelsmann mengaku sangat bangga dengan performa timnya saat itu.
Statistik Jerman di Grup E (menang, kalah, gol)
Perjalanan di fase grup sebenarnya tidak terlalu buruk namun menunjukkan gejala inkonsistensi. Jerman menang 7-1 atas CuraΓ§ao, lalu bersusah payah menang 2-1 dari Pantai Gading melalui gol dramatis Deniz Undav. Di laga terakhir, mereka kalah 1-2 dari Ekuador meski status juara grup sudah aman. Total, Jerman mencetak 10 gol dan kebobolan 4 gol di Grup E.
Mimpi buruk terjadi di Foxborough pada 30 Juni. Jerman ditahan imbang 1-1 oleh Paraguay hingga babak tambahan. Drama adu penalti berakhir pilu bagi Jerman. Untuk pertama kalinya dalam sejarah Piala Dunia, Jerman kalah dalam adu penalti setelah sebelumnya memenangkan 4 dari 4 kesempatan. Bild menyebutnya sebagai malam yang memalukan.
Detik-Detik Mundur: Pertemuan DFB 3 Jam dan Pernyataan Resmi 3 Juli 2026
Tensi memanas di markas DFB Frankfurt pada 2 Juli 2026. Nagelsmann menjalani pertemuan intens selama tiga jam bersama Bernd Neuendorf, Hans-Joachim Watzke, Rudi VΓΆller, dan Andreas Rettig. Laporan internal menyebut DFB menawarkan opsi pengunduran diri secara terhormat.
pelatih timnas Jerman - Julian Nagelsmann menunduk lesu di pinggir lapangan setelah kekalahan bersejarah dari Paraguay di Piala Dunia 2026.
Meskipun awalnya Nagelsmann bersikeras ingin bertahan untuk memperbaiki keadaan, akhirnya ia menyerah. DFB mengumumkan bahwa sang pelatih meminta dilepas dari tugasnya. Nagelsmann dikabarkan akan menerima kompensasi sekitar Β£5 juta. Pintu kini terbuka lebar bagi JΓΌrgen Klopp untuk mengambil alih kursi panas tersebut.
Apa Arti Kegagalan Ini untuk Sejarah Pelatih Timnas Jerman
Kegagalan ini sangat memukul reputasi kepelatihan Jerman. Nagelsmann meninggalkan kursi pelatih di usia 38 tahun dengan catatan yang sulit diterima: tersingkir di babak awal oleh tim non-unggulan. Sejarah akan mencatatnya sebagai pelatih yang gagal menjaga tradisi kemenangan adu penalti Jerman yang legendaris.
Dapatkan pembaruan berita olahraga paling tajam dan terpercaya setiap hari dengan mengunjungi score.co.id secara rutin.